Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Liga Italia

Analisis Dokter Soal Cedera Parah Bek Italia Spinazzola, Penyembuhan Sulit dan Beban Mourinho

Bek sayap kiri Timnas Italia Leonardo Spinazzola bisa dikatakan sebagai pemain kunci di AS Roma yang kini terpaksa masuk ruang perawatan.

Editor: Ady Sucipto
Matthias Hangst / POOL / AFP
Bek Italia Leonardo Spinazzola ditandu keluar lapangan karena cedera saat pertandingan sepak bola perempat final UEFA EURO 2020 antara Belgia dan Italia di Allianz Arena di Munich pada 2 Juli 2021. 

TRIBUN-BALI.COM – Bek sayap kiri Timnas Italia Leonardo Spinazzola bisa dikatakan sebagai pemain kunci di AS Roma yang kini terpaksa masuk ruang perawatan.

Leonardo Spinazzolla tampil ciamik bersama Gli Azzurri alias Timnas Italia di Euro 2020.

Sosok pemain Giallorossi itu mampu menyuguhkan performa ciamik dan sukses membantu Italia tampil konsisten di Euro 2020.

Namun nasib buruk menghampiri Leonardo Spinazzolla setelah mengalami cedera parah di lagar terakhir Italia kontra Belgia.

Bek Italia Leonardo Spinazzola ditandu keluar lapangan karena cedera saat pertandingan sepak bola perempat final UEFA EURO 2020 antara Belgia dan Italia di Allianz Arena di Munich pada 2 Juli 2021.
Bek Italia Leonardo Spinazzola ditandu keluar lapangan karena cedera saat pertandingan sepak bola perempat final UEFA EURO 2020 antara Belgia dan Italia di Allianz Arena di Munich pada 2 Juli 2021. (Matthias Hangst / POOL / AFP)

Tepatnya dalam laga melawan Belgia pada babak perempat final, Spinazzola mengalami cedera parah ketika laga masih berlangsung.

Spinazzola dikabarkan mengalami cedera parah tepatnya pada bagian tendon Achillesnya.

Bek kiri andalan AS Roma itu tampak menangis ketika ditandu keluar lapangan untuk meninggalkan laga yang berakhir dengan kemenangan Italia tersebut.

Baca juga: Eks Kiper AC Milan Tampil Apik Bareng Timnas Italia dan Tepis Sepakan de Bruyne, Ini Kata Donnarumma

Baca juga: Kemenangan Italia Memakan Korban, Bek Sayap Leonardo Spinazzola Cedera Parah, Diprediksi Absen Lama

Salah seorang dokter Eropa terkemuka bernama Profesor Pino Capua menyadari cedera yang dialami Spinazzola terkesan sangat buruk.

Alhasil butuh waktu lama agar sang pemain kembali pulih serta bisa merumput kembali di atas lapangan.

"Apa yang terjadi pada Spinazzola adalah hal terburuk yang dapat terjadi pada seorang pesepakbola," ujar Pino Capua dilansir Football Italia.

"Itu akan membutuhkan operasi yang rumit dan tidak nyaman, ia juga harus dijepit dengan penyangga selama dua bulan,".

"Ini lebih serius, butuh enam bulan sebelum ia bisa kembali berlatih, saya tidak terlalu optimis," khawatirnya.

Ekspresi pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho, setelah timnya dikalahkan Chelsea pada pekan ke-18 Liga Inggris 2019-2020.
Ekspresi pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho, setelah timnya dikalahkan Chelsea pada pekan ke-18 Liga Inggris 2019-2020. (AFP/GLYN KIRK)

Kekhawatiran Profesor Pino Capua tentu akan berdampak pada tugas tambahan Jose Mourinho selaku pelatih baru AS Roma.

Mourinho yang baru saja diperkenalkan sebagai pelatih baru AS Roma secara tidak langsung harus diminta bergegas untuk mencari pemain baru guna menggantikan posisi Spinazzola.

Kontribusi Spinazzola bersama AS Roma sejak didatangkan dari Juventus dua tahun lalu tergolong vital bagi lini pertahanan Giallorossi.

Baca juga: Bursa Transfer Liga Italia: AC Milan Soal Tonali, Rossoneri Terancam Ditinggalkan Lagi 2 Pemain Ini

Baca juga: Siapa Sosok Paling Tepat Pengganti Calhanoglu di AC Milan, Gelandang RB Leipzig Ini Jadi Incaran

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved