Breaking News:

Berita Denpasar

PPKM Darurat di Denpasar: Pelayanan Dokumen Kependudukan Dibatasi, Bikin e-KTP via Kepala Lingkungan

PPKM Darurat di Denpasar: Pelayanan Dokumen Kependudukan Dibatasi, Bikin e-KTP via Kepala Lingkungan

Penulis: Putu Supartika | Editor: Widyartha Suryawan
Tribun Bali/Rizal Fanany
Suasana pelayanan publik di Gedung Sewaka Dharma Lumintang, Denpasar, Senin 5 Juli 2021. Tempat Pelayanan Publik selama PPKM Darurat tetap buka seperti biasa, namun pelayanan publik offline di Kota Denpasar dibatasi maksimal 25 persen. 

Pihaknya juga menambahkan, jika pengurusan dokumen tersebut sifatnya tidak mendesak agar bisa ditunda hingga 20 Juli.

“Kalau tidak urgent sekali, mohon bisa ditunda. Kalau misalnya untuk mengurus BPJS, mencari sekolah, pasti akan kami utamakan,” katanya.

Adapun staf yang disiagakan di pelayanan kependudukan hanya 50 persen saja.

Sementara untuk staf di luar pelayanan yang bekerja di kantor hanya 25 persen saja.

“Petugas kami di kantor camat juga kami batasi, yang biasanya ada 4 orang staf, sekarang hanya 2 orang saja,” imbuhnya.

Suasana pelayanan publik di Gedung Sewaka Dharma Lumintang, Denpasar, Senin 5 Juli 2021. Tempat Pelayanan Publik selama PPKM Darurat  tetap buka seperti biasa, namun pelayanan publik offline di Kota Denpasar dibatasi maksimal 25 persen.
Suasana pelayanan publik di Gedung Sewaka Dharma Lumintang, Denpasar, Senin 5 Juli 2021. Tempat Pelayanan Publik selama PPKM Darurat tetap buka seperti biasa, namun pelayanan publik offline di Kota Denpasar dibatasi maksimal 25 persen. (Tribun Bali/Rizal Fanany)

Pembuatan e-KTP via Kepala Lingkungan
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Denpasar juga menghentikan sementara perekaman e-KTP dengan sistem jemput bola selama masa PPKM Darurat.

Jika ada yang akan membuat e-KTP bisa melalui kepala lingkungan atau kepala dusun atau pihak desa yang nantinya akan meneruskan ke Disdukcapil ataupun petugas di kecamatan.

“Karena perekaman kan tidak bisa online, jadi sistemnya melalui kepala lingkungan atau pihak desa maupun lurah yang mengumpulkan berkas, nanti yang membuat langsung datang saat perekaman saja,” katanya.

Terkait ketersediaan blangko e-KTP di Denpasar saat ini masih tersedia 14 ribu keping.

Sementara untuk masyarakat berusia 17 tahun ke atas yang belum melakukan perekaman sebanyak 4.000-an orang.

“Untuk blangko sudah sangat mencukupi, nanti kalau kurang tinggal minta ke provinsi lagi,” katanya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved