Bertemu di Jakarta, Menlu Rusia dan Menlu RI Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bilateral
Kerja sama penanggulangan Covid-19, antara lain pengadaan vaksin Sputnik V, donasi kemanusiaan pemerintah Rusia.
Penulis: Kander Turnip | Editor: Kander Turnip
Menlu Retno mengapresiasi perhatian pemerintah Rusia atas keselamatan mahasiswa Indonesia di Rusia selama pandemi dan mengharapkan akses masuk mahasiswa Indonesia yang masih belum dapat kembali ke Rusia karena pandemi, termasuk mahasiswa baru penerima beasiswa pemerintah Rusia.
Baca juga: Warga Rusia Turut Peringati Hari Kartini di Moskow
Baca juga: Indonesia Siap Kerjasama Dorong Promosi ASEAN di Rusia
Menanggapi hal tersebut, Menlu Rusia menyampaikan akan memperhatikannya.
Menlu Retno dan Menlu Lavrov juga membahas isu-isu regional dan internasional yang menjadi perhatian bersama.
Isu-isu tersebut antara lain isu Myanmar, situasi di Timur Tengah, kerja sama Indo-Pasifik, dan keketuaan Indonesia pada G20 tahun depan.
Menlu Rusia tegaskan dukungannya terhadap sentralitas ASEAN dan ASEAN Outlook on Indo-Pacific.
Seusai pertemuan, Menlu Retno dan Menlu Lavrov menandatangani perjanjian Rencana Konsultasi (Plan of Consultations) antara Kementerian Luar Negeri RI dan Kementerian Luar Negeri Rusia periode 2021-2023.
Dalam pertemuan bilateral, Menlu Retno didampingi Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri RI, Ngurah Swajaya, sedangkan Menlu Lavrov didampingi Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva.
Pertemun berlangsung dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat.
Selain pertemuan dengan Menlu RI, Menlu Lavrov juga telah melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden RI Joko Widodo.
Setelah itu, Menlu Retno dan Menlu Lavrov memimpin bersama pertemuan Special ASEAN – Russia Foreign Ministers’ Meeting memperingati 25 tahun Kemitraan ASEAN-Rusia.
Kunjungan Menlu Lavrov ke Jakarta merupakan kedua kalinya dalam empat tahun terakhir, setelah kunjungan sebelumnya pada 9 Agustus 2017.
Sementara itu, Menlu Retno berkunjung ke Moskow pada 13 Maret 2018.
Rusia merupakan mitra dagang utama Indonesia di kawasan Eropa Timur.
Meski di tengah pandemi Covid-19, pada tahun 2020 nilai perdagangan kedua negara tercatat sebesar 1,93 miliar dolar AS, hanya turun 6,61 persen dari tahun 2019 sebesar 2,06 miliar dolar AS.
Sementara itu, investasi Rusia di Indonesia pada tahun 2020 tercatat sebesar US$ 4,6 juta di 202 proyek. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/menlu-rusia-lavrov-ketemu-menlu-retno.jpg)