Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Gianyar

Terhalang PPKM Darurat, DPRD Gianyar Belum Bisa Pertemukan Pengurus dan Nasabah Koperasi GASB

Komisi II DPRD Gianyar, Bali menyatakan keseriusannya dalam menjembatani persoalan antara pengurus dan nasabah Koperasi Griya Anyar Sari Boga (GASB).

Tayang:
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Wakil Ketua Komisi II DPRD GIANYAR, Ketut Sudarsana 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Komisi II DPRD Gianyar, Bali menyatakan keseriusannya dalam menjembatani persoalan antara pengurus dan nasabah Koperasi Griya Anyar Sari Boga (GASB).

Di mana setelah nasabah mengadukan persoalannya, Komisi II berencana mempertemukan kedua belah pihak, agar persoalan bisa diselesaikan dengan jalur damai.

Namun hal tersebut belum bisa dilakukan mengingat saat ini masih PPKM darurat. 

 Wakil Ketua Komisi II DPRD GIANYAR, Ketut Sudarsana, Jumat 9 Juli 2021 mengatakan, Komisi II DPRD Gianyar akan mengambil langkah khusus, dengan memanggil pengurus dan nasabah melalui Dinas Koperasi.

Baca juga: Palinggih Ratu Gede Mas Mecaling di Pura Er Jeruk Gianyar Sebagai Perlindungan

Namun hal ini baru bisa dilakukan seusai PPKM darurat. 

"Nanti setelah PPKM darurat kita akan panggil kedua belah pihak, intinya kami sangat serius ingin menyelamatkan dana masyarakat di koperasi itu, tapi karena terganjal situasi, terpaksa harus bersabar" ujarnya.

Menurut Sana, persoalan koperasi di Kabupaten Gianyar tidak hanya dihadapi GASB.

Di mana nasabah tidak bisa menarik uangnya karena ada persoalan internal.

Menurut politikus PDIP itu, sebagian besar persoalan koperasi ini disebabkan koperasi itu keluar dari marwahnya.

Seharusnya koperasi itu ada hanya untuk anggotanya.

Baca juga: Meski Pariwisata Mati, Dinas Perizinan Gianyar Catat Masih Ada yang Urus Izin Perhotelan

Ketika dana koperasi sudah dipinjamkan ke masyarakat umum, itu bisa memicu habisnya dana cadangan, sehingga anggota pun sulit menarik tabungannya. 

"Ini bukan hanya terjadi pada koperasi, tetapi LPD. Karena itu,saya akan minta Dinas Koperasi untuk nantinya mendata koperasi, melakukan audit, agar tidak ada lagi GASB di kemudian hari," tandasnya. 

Sebelumnya, belasan nasabah Koperasi Griya Anyar Sari Boga di Gianyar mesadu (mengadu) ke DPRD Gianyar, Juni 2021 lalu.

Baca juga: Tinjau Vaksinasi Anak di Gianyar, Sekda Dewa Indra Harapkan Herd Immunity Segera Tercapai

Mereka mengadukan masalah uang tabungan dan depositonya mencapai Rp5 miliar di Koperasi Griya Anyar Sari Boga yang tidak bisa ditarik.

Sudah begitu, koperasi yang berkantor di timur Lapangan Astina Gianyar ini belakangan justru tutup. (*)

Berita lainnya di Berita Gianyar

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved