Breaking News:

Berita Badung

Evaluasi PPKM Darurat Hari ke-8 di Badung, Sekda: Kita Lihat Kesadaran Masyarakat Cukup Bagus

pihaknya menjumpai adanya toko pakaian baru menutup tokonya, Sekda Badung Adi Arnawa didampingi Kasatpol PP Badung dan Kapolres Badung menyambanginya

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Sekda Badung sosialisasikan perubahan SE Gubernur Bali mengenai kegiatan pada sektor non esensial ditutup sementara dan pelaksanaan resepsi pernikahan ditiadakan selama PPKM darurat. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Hari ke-8 penerapan PPKM darurat di Bali terdapat perubahan aturan, dimana kegiatan pada sektor non esensial ditutup sementara dan pelaksanaan resepsi pernikahan ditiadakan hingga 20 Juli 2021.

Perubahan tersebut tertuang pada Surat Edaran Gubernur Bali, Nomor 10 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 09 Tahun 2021, tentang Pemberlakuan PPKM Darurat Covid-19 dalam tatanan kehidupan era baru di Provinsi Bali.

Menindaklanjuti perubahan itu, Sekda Kabupaten Badung, I Wayan Adi Arnawa melakukan sosialisasi dengan bersafari ke sejumlah kantor desa yang ada di kecamatan Abiansemal, kecamatan Mengwi dan Kuta Utara sembari memantau pembatasan jam operasional.

Di tengah perjalanan, pihaknya menjumpai adanya toko pakaian yang baru menutup tokonya, Sekda Badung Adi Arnawa pun didampingi Kasatpol PP Badung dan Kapolres Badung langsung menyambanginya.

Baca juga: 12 Ribu Liter Eco Enzyme Disemprotkan di Sepanjang Pantai dan Jalan Raya Kelurahan Legian Badung

Disana Adi Arnawa menyampaikan bahwa mulai besok toko pakaian diharapkan tidak buka atau tutup sementara karena tidak masuk kedalam sektor non esensial.

"Sesuai Surat Edaran terbaru Bapak Gubernur Bali, kegiatan non esensial itu ditutup. Jadi toko-toko di luar non esensial tutup sementara.

Makanya malam ini saya turun dalam rangka sosialisasi tersebut agar masyarakat nanti yang memiliki usaha di luar non esensial seperti toko baju ini tutup sementara mulai besok," jelas Sekda Badung Adi Arnawa.

"Tadi juga saya perintahkan kepada Pak Camat dengan Satpol PP nya untuk segera bergerak untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat kita," imbuhnya.

Disinggung evaluasi di Kabupaten Badung dalam penerapan PPKM darurat yang memasuki hari ke-8 menurut Adi Arnawa sudah cukup bagus.

"Sementara ini kita lihat kesadaran masyarakat cukup bagus tapi tetap harus kita tingkatkan dan kita terus melakukan patroli.

Tapi terutama yang cukup berat kan kegiatan-kegiatan adat, tetapi yang baru akan direncanakan dan masih jauh-jauh hari mungkin bisa dilakukan penundaan kecuali memang yang sudah jadwalnya dan tidak bisa ditunda," jelasnya.(*)

Artikel lainnya di Berita Badung

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved