Breaking News:

Berita Bali

Melanggar Protokol Kesehatan Saat PPKM Darurat di Bali, 3 WNA Dideportasi Imigrasi

Dan dari operasi Yustisi Pelaksanaan PPKM Darurat yang dilakukan oleh tim gabungan pada 8 Juli 2021 lalu di Kuta Utara terjaring 14 WNA melakukan

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Wema Satya Dinata
Humas Kanim Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai
Imigrasi Ngurah Rai Bali Hari Ini Deportasi 3 WNA Pelanggar Protokol Kesehatan 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Masih banyak Warga Negara Asing yang memilih tetap tinggal hingga stranded atau tertahan di Provinsi Bali, bahkan mencapai kurang lebih 130 ribu WNA berada di Bali.

"Sampai saat ini jumlah WNA yang ada di Bali kira-kira 130 ribu orang," ungkap Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kakanwil Kemenkumham) Bali, Jamaruli Manihuruk dalam konferensi pers secara virtual di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Senin 12 Juli 2021.

Dan dari operasi Yustisi Pelaksanaan PPKM Darurat yang dilakukan oleh tim gabungan pada 8 Juli 2021 lalu di Kuta Utara terjaring 14 WNA melakukan pelanggaran protokol kesehatan, 3 diantaranya oleh Satpol PP Provinsi Bali direkomendasikan untuk dilakukan deportasi.

Ketiganya pun menjalani proses deportasi hari ini melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta, baru kemudian dari Jakarta melanjutkan penerbangan menuju Negara asal mereka masing-masing.

Baca juga: Imigrasi Ngurah Rai Bali Hari Ini Deportasi 2 WNA Pelanggar Protokol Kesehatan

Dalam penentuan rekomendasi deportasi terhadap WNA pelanggar protokol kesehatan tersebut dilakukan sepenuhnya oleh Satpol PP Provinsi Bali pihaknya (Kanwil Kemenkumham Bali) hanya menerima surat rekomendasi tersebut.

"Saya katakan ada 14 WNA yang terjaring, tapi tentunya ada tingkatan-tingkatan tertentu. Dan yang punya kewenangan untuk mereka ini siapa saja atau tingkatan pelanggarannya apa saja itu Satpol PP.

Kami hanya menerima rekomendasi kalau dari 14 orang asing itu mungkin diantara mereka ada yang dikasih peringatan, tapi yang direkomendasikan untuk deportasi ada tiga," papar Jamaruli Manihuruk.

Saat disinggung apakah ada lagi WNA yang akan di deportasi karena melanggar protokol kesehatan selama masa PPKM darurat sekarang?

Ia menyampaikan sementara ini, hanya 3 WNA itu dan 1 WNA Rusia yang terkonfirmasi positif tetapi tidak mau dikarantina waktu itu dan kini tengah menjalani karantina juga akan dideportasi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved