Breaking News:

CPNS Bali

Pemkab Badung Batalkan Rekrutmen Guru PPPK 2021, Giri Prasta Ungkap DAU dari Pusat Tak Mencukupi

Dirinya mengakui takut merekrut guru sebanyak itu lantaran gaji pegawai belum sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah pusat.

Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta akhirnya angkat bicara mengenai penundaan rekrutmen Guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Dirinya mengakui takut merekrut guru sebanyak itu lantaran gaji pegawai belum sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah pusat.

Bahkan dari 1.770 Guru PPPK yang direkrut, pihaknya harus mengeluarkan dana sebesar Rp 211 miliar untuk gaji.

Dengan kondisi Badung saat ini, Giri Prasta mengaku lebih baik melakukan penundaan.

Baca juga: Berikut Cara Swafoto yang Benar untuk Pelamar CPNS 2021 Serta Tips Memperkecil Ukuran Foto

"Sesuai regulasi, pemerintah provinsi, kabupaten atau kota dapat Dana Alokasi Umum (DAU) untuk pembayaran gaji pegawai. Jika kita di Badung dapat, maka kami membutuhkan dana itu sebesar Rp 717 Miliar lebih untuk gaji pegawai," ucapnya saat ditemui di Gedung Dewan

Hanya saja saat ini, kata Bupati asal Desa Pelaga, Petang itu Badung hanya mendapatkan DAU Rp 300 Miliar.

Hal ini pun membuat Badung harus membayar gaji pegawai setengah lebih dari dana DAU yang didapat.

"Dalam kondisi ini, untuk bayar sisanya itu kami kurang, apalagi berbicara masalah Guru PPPK.

Namun kami berharap dengan celah fiskal positif ini, ada perhatian khusus juga dari pemerintah pusat kepada Kabupaten Badung," harapnya.

Lebih lanjut politisi PDI perjuangan itu mengatakan jika tidak ada pandemi covid-19, Badung dipastikan akan berdikari (Berdiri diatas kaki sendiri).

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved