Breaking News:

Berita Bali

Selama PPKM Darurat, Waktu Penyeberangan PPDN via Ketapang-Gilimanuk Dibatasi Pukul 06.00-20.00 WITA

Salah satunya adalah dengan mengendalikan laju mobilitas penduduk dan transportasi antar pulau yakni antara Pulau Jawa dan Pulau Bali

Penulis: Ragil Armando | Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa
Ilustrasi - Kapal dari pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur bersandar di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali. Selama PPKM Darurat, Waktu Penyeberangan PPDN via Ketapang-Gilimanuk Dibatasi Pukul 06.00-20.00 WITA 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Bali pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, pemerintah mengambil tindakan tegas.

Salah satunya adalah dengan mengendalikan laju mobilitas penduduk dan transportasi antar pulau yakni antara Pulau Jawa dan Pulau Bali.

Oleh sebab itu, Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) akan menerapkan pembatasan waktu operasional terhadap layanan angkutan penyeberangan lintas Ketapang – Gilimanuk bagi para Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN), yakni, penumpang kendaraan umum baik bus maupun travel lintas jawa-bali dan seterusnya; sepeda motor dan sejenisnya.

Lalu, pengguna jasa angkutan penyeberangan tanpa kendaraan (pejalan kaki); dan pengguna kendaraan pribadi dan sejenisnya.

Baca juga: Cuaca Buruk, Pelabuhan Gilimanuk Sempat Ditutup untuk Aktivitas Penyeberangan

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Bali, IGW Samsi Gunarta mengatakan bahwa Pelabuhan Penyebrangan Gilimanuk dan Ketapang sendiri yang sebelumnya beroperasi selama 24 jam penuh, kini dibatasi hanya mulai pukul 06.00 WITA hingga pukul 20.00 WITA.

Aturan tersebut akan berlaku mulai pada Rabu 14 Juli 2021.

“Layanan penyeberangan untuk empat jenis pengguna jasa diatas yang selama ini beroperasi 24 jam terhitung sejak rabu tanggal 14 Juli 2021 pukul 20.00 WITA, akan hanya beroperasi mulai Pukul 06.00 WITA sampai dengan pukul 20.00 WITA,” katanya dalam keterangan persnya Selasa 13 Juli 2021.

Ia menambahkan untuk kendaraan logistik layanan penyeberangan sendiri tetap beroperasi selama 24 jam.

Sementara bagi pengguna jasa selama jam operasional hanya akan dilayani untuk menyeberang

Apabila memiliki kelengkapan berupa surat keterangan negatif Covid-19 yang ditunjukkan hasil Rapid test antigen atau PCR yang masih berlaku 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved