Breaking News:

Berita Nasional

Mendagri Tito Karnavian Minta Satpol PP Saat Bertugas Tak Lakukan Kekerasan

“Kita perlu berkaca pada kasus di Gowa agar tidak mengalami kejadian yang sama, kami juga sudah menindak tegas kasus di Gowa tersebut

Editor: Wema Satya Dinata
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian 

TRIBUN-BALI.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta kepada seluruh aparat seperti Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang melakukan tugas pendisiplinan di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat agar tidak melakukan kekerasan kepada masyarakat.

“Kita perlu berkaca pada kasus di Gowa agar tidak mengalami kejadian yang sama, kami juga sudah menindak tegas kasus di Gowa tersebut.

Saya tidak menghendaki jika ada kasus yang serupa terjadi lagi,” ujar Tito dalam konferensi pers virtual, Sabtu 17 Juli 2021.

Seperti yang sudah diketahui, kasus di Gowa tersebut adalah Oknum Satpol PP Kabupaten Gowa, yang diduga menganiaya seorang ibu hamil saat razia PPKM.

Baca juga: Menko Luhut: Perpanjangan PPKM Darurat Masih Dievaluasi, 2-3 Hari ke Depan Akan Kami Umumkan

Selain itu, Tito juga menyampaikan, arahan dari Presiden Joko Widodo terkait pengawasan dan pendisiplinan warga dalam masa PPKM Darurat.

Ia meminta aparat yang bertugas saat PPKM darurat tidak menggunakan kekerasan.

Lebih lanjut, kata Tito, dalam proses pendisiplinan ini, aparat yang bertugas juga diharapkan jangan sampai emosi dan mengurangi moril.

Menurutnya pendisiplinan PPKM darurat ini harus dilakukan dengan santun, manusiawi, tidak berlebihan namun tetap tegas.

“Karena mendisiplinkan masyarakat yang berbeda-beda kulturnya memang perlu langkah yang tegas, tapi yang paling penting situasi tetap terjaga dengan aman, tegas boleh tapi ingat jangan berlebihan, jangan emosi,” tandasnya.(*)

Artikel lainnya di Berita Nasional

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved