Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

MotoGP

Jorge Lorenzo Nilai Quartararo Jadi Penyebab Vinales Hengkang dari Yamaha

Mantan juara dunia tiga kali, Jorge Lorenzo turut mengomentari kepergian Maverick Vinales dari tim pabrikan Yamaha.

Tayang:
Editor: M. Firdian Sani
instagram @motogp
JORGE LORENZO - Jorge Lorenzo Nilai Quartararo Jadi Penyebab Vinales Hengkang dari Yamaha 

TRIBUN-BALI.COM - Mantan juara dunia tiga kali, Jorge Lorenzo turut mengomentari kepergian Maverick Vinales dari tim pabrikan Yamaha.

Hal itu diungkapkannya ketika Lorenzo berada di trek Misano dan dalam ajang ProDay, mengendarai Yamaha R1. 

Diketahui Vinales mengakhiri kontrak dengan Yamaha lebih cepat setahun.

Kontrak Vinales berlaku hingga MotoGP 2022. 

Usai Vinales Hengkang, Yamaha Akhirnya Akui Jika Tak Pernah Berikan Paket Motor Tercepat

Ia menilai penyebab Vinales hengkang adalah rekan setimnya, Fabio Quartararo.

Vinales dinilai gagal dan kalah bersiang dengan El Diablo.

"Maverick memberikan segalanya untuk menang bersama Yamaha, tetapi karena satu dan lain alasan dia tidak berhasil. Rekan setimnya, Fabio Quartararo yang rata-rata berada di depannya, tidak mudah diatur," kata Jorge Lorenzo dilansir BolaSport.com dari GPOne.

"Dari sudut pandang psikologis, saya lihat itu sangat membebani dia (Vinales). Vinales pasti berpikir dia adalah pembalap yang mampu memenangkan kejuaraan dan dia telah mencoba selama bertahun-tahun dengan Yamaha," ucap Lorenzo.

Lepas Vinales & Membiarkannya Digoda Aprilia Merupakan Kesalahan Besar Yamaha di Mata Legenda MotoGP

"Dia  gagal karena suatu alasan dan sekarang dia ingin mencoba jalan lain dan dia punya hak untuk melakukan itu. Saya juga melakukannya di masa lalu dan saya berharap yang terbaik untuknya," ujar Lorenzo.

Lorenzo sebenarnya berpeluang comeback dengan Aprilia pada 2021 sebagai pembalap penguji. Namun, mereka tidak menemukan kesepakatan.

"Kami melakukan negosiasi, mencoba mencapai kolaborasi ini. Tetapi, mereka tidak ingin berinvestasi terlalu banyak untuk memiliki juara seperti saya sebagai pembalap penguji," aku Lorenzo.

"Saya yakin saya akan membayar lebih mahal daripada pembalap lain yang belum pernah menjadi juara dunia sebanyak itu. Jadi, kami tidak menemukan kesepakatan."

Bukan Uang, Maverick Vinales Beri Satu Syarat Penting Kepada Pabrikan yang Ingin Gunakan Jasanya

Lorenzo merupakan pemegang tiga gelar juara dunia MotoGP.

Pria berusia 34 tahun itu pensiun sebagai pembalap MotoGP pada akhir 2019 setelah memperkuat Honda.

Dia lalu menjadi pembalap penguji Yamaha pada musim 2020.

Namun, hanya berlangsung singkat karena pandemi Covid-19.

Setelah tidak berada di kelas premier, Lorenzo mengaku menikmati kehidupannya saat ini.

"Hal-hal telah berjalan dengan sangat baik dalam hidup saya. Saya telah banyak berkorban dan berterima kasih kepada kehidupan atas apa yang telah diberikannya kepada saya," kata Lorenzo.

"Tidak perlu melakukan hal-hal besar untuk bertahan hidup. Saya mungkin benar-benar tidak melakukan apa-apa. Tetapi, dalam hidup tidak hanya berlibur, makan, dan tidur, Anda membutuhkan tujuan untuk dicapai."

UPDATE - Maverick Vinales Akhirnya Buka Suara Soal Rumor Dirinya dengan Aprilia dan Suzuki

"Saya ingin terus menikmati hidup yang hanya sekali dan kemudian mungkin menjadi pengusaha yang baik untuk aset saya, dan mencoba mengembangkannya," ujar Lorenzo. (*)

Ikuti berita terkini MotoGP

Artikel ini telah tayang di BolaSport.com dengan judul Lorenzo Nilai Kehadiran Quartararo di Yamaha Berdampak Psikologis bagi Vinales

Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved