Breaking News:

Wawancara Tokoh

Inisiator Plasma Konvalesen dr Theresia, Donor Plasma Konvalesen Boleh Dua Kali Sebulan

AHLI Terapi Plasma Konvalesen (TPK) Dr dr Theresia Monica Rahardjo SpAn KIC MSi berharap, pemerintah serius

Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Rizal Fanany
Staf menunjukkan stok darah plasma konvalesen di Unit Tranfusi Darah (UTD) Rumah Sakit Sanglah, Denpasar, Kamis 27 Mei 2021. RSUP Sanglah turut meminta pada penyintas Covid-19 agar bersedia mendonorkan plasma konvalesen nya untuk pasien COVID-19 yang masih berjuang di ruang perawatan - Inisiator Plasma Konvalesen dr Theresia Monica Rahardjo, Donor Plasma Konvalesen Boleh Dua Kali Sebulan 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - AHLI Terapi Plasma Konvalesen (TPK) Dr dr Theresia Monica Rahardjo SpAn KIC MSi berharap, pemerintah serius mempermudah masyarakat yang membutuhkan terapi plasma konvalesen dengan membentuk Bank Plasma.

Hal ini disampaikan dr Monica dalam perbincangan bersama Tribun Network, Jumat 16 Juli 2021.

Acara dipandu Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra dan Manajer Pemberitaan Tribun Network Rachmat Hidayat.

Monica mengatakan, melalui terapi sederhana, spesifik, terjangkau serta memiliki sumber daya manusia yang banyak, TPK dapat menyelamatkan pasien Covid-19 sebelum menjadi fatal.

Baca juga: Penjelasan Inisiator Plasma Konvalesen dr Theresia Monica, Masyarakat Masih Salah Paham Soal Waktu

Berikut petikan wawancara selengkapnya.

Berapa kali orang boleh melakukan donor plasma?

Satu bulan boleh dua kali. Setiap 14 hari boleh melakukan donor plasma.

Sekali donor bisa mendapatkan dua kantong. Untuk periode tiga bulan.

Sejarah terapi ini seperti apa?

Teknik ini sudah 100 tahun lebih. Dari flu Spanyol. Flu Spanyol ada tiga gelombang dan pada saat itu dipakai.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved