Wawancara Tokoh
Inisiator Plasma Konvalesen dr Theresia, Donor Plasma Konvalesen Boleh Dua Kali Sebulan
AHLI Terapi Plasma Konvalesen (TPK) Dr dr Theresia Monica Rahardjo SpAn KIC MSi berharap, pemerintah serius
TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - AHLI Terapi Plasma Konvalesen (TPK) Dr dr Theresia Monica Rahardjo SpAn KIC MSi berharap, pemerintah serius mempermudah masyarakat yang membutuhkan terapi plasma konvalesen dengan membentuk Bank Plasma.
Hal ini disampaikan dr Monica dalam perbincangan bersama Tribun Network, Jumat 16 Juli 2021.
Acara dipandu Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra dan Manajer Pemberitaan Tribun Network Rachmat Hidayat.
Monica mengatakan, melalui terapi sederhana, spesifik, terjangkau serta memiliki sumber daya manusia yang banyak, TPK dapat menyelamatkan pasien Covid-19 sebelum menjadi fatal.
Baca juga: Penjelasan Inisiator Plasma Konvalesen dr Theresia Monica, Masyarakat Masih Salah Paham Soal Waktu
Berikut petikan wawancara selengkapnya.
Berapa kali orang boleh melakukan donor plasma?
Satu bulan boleh dua kali. Setiap 14 hari boleh melakukan donor plasma.
Sekali donor bisa mendapatkan dua kantong. Untuk periode tiga bulan.
Sejarah terapi ini seperti apa?
Teknik ini sudah 100 tahun lebih. Dari flu Spanyol. Flu Spanyol ada tiga gelombang dan pada saat itu dipakai.
Ini merupakan penelitian pertama yang tercatat.
Pada saat flu Spanyol, penggunaan plasma digunakan 48 jam pertama.
Jauh lebih ketat. Orang yang sakit flu Spanyol dikasih 300cc.
Apakah orang harus menghubungi PMI karena di sosial media banyak yang ingin donor plasma?
Bagi yang mau donor call center 117.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/stok-darah-plasma-konvalesen-di-rsup-sanglah-1.jpg)