Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Wawancara Tokoh

Inisiator Plasma Konvalesen dr Theresia, Donor Plasma Konvalesen Boleh Dua Kali Sebulan

AHLI Terapi Plasma Konvalesen (TPK) Dr dr Theresia Monica Rahardjo SpAn KIC MSi berharap, pemerintah serius

Tayang:
Tribun Bali/Rizal Fanany
Staf menunjukkan stok darah plasma konvalesen di Unit Tranfusi Darah (UTD) Rumah Sakit Sanglah, Denpasar, Kamis 27 Mei 2021. RSUP Sanglah turut meminta pada penyintas Covid-19 agar bersedia mendonorkan plasma konvalesen nya untuk pasien COVID-19 yang masih berjuang di ruang perawatan - Inisiator Plasma Konvalesen dr Theresia Monica Rahardjo, Donor Plasma Konvalesen Boleh Dua Kali Sebulan 

Penyintas itu sudah 2 juta kalau tidak salah.

Baca juga: Diperkirakan Efektif hingga 60 Persen, PMI Bali Sudah Ambil Plasma Konvalesen di 900 Pendonor

Apa perlu kita membentuk lembaga khusus untuk bank plasma atau diserahkan ke PMI?

Saat ini yang kompetensi memadai PMI karena jaringannya di seluruh Indonesia.

Banyak sekali biaya yang dikeluarkan pemerintah untuk mengatasi hal ini.

Kalau kita membentuk lembaga baru, kasihan pemerintahnya.

Yang paling baik memaksimalkan yang sudah ada.

Jaringan seluruh Indonesia yang ada adalah PMI.

Proses untuk pengambilan plasma itu sudah biasa.

Dilakukan sehari-hari, hanya kekhususannya saja.

Misalnya gini rumah sakit-rumah sakit itu kan rujukan.

Banyak sekali data pasien yang sembuh dari Covid, ada yang ringan, sedang, berat.

Ada baiknya ada MoU perjanjian atau kerja sama, rumah sakit bisa menyerahkan data itu ke PMI.

Tapi tetap menjaga kerahasiaan data pasien.

Jumlah plasma setiap orang sama atau seperti apa?
Nah ini yang suka salah kaprah.

Yang sedang, berat, kritis, hanya dua tok.

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved