Berita Badung
Per Jam RPH Mambal Badung Potong 15-17 Ekor Sapi, Pemotongan Akan Dilakukan Selama Tiga Hari
Pemotong Hewan Ruminansia (RPH-R) yang berlokasi di Jalan Raya Mambal, Kecamatan Abiansemal Badung, Bali, pada Selasa 20 Juli 2021 melakukan pemotong
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN- BALI.COM, BADUNG - Pemotong Hewan Ruminansia (RPH-R) yang berlokasi di Jalan Raya Mambal, Kecamatan Abiansemal Badung, Bali, pada Selasa 20 Juli 2021 melakukan pemotongan hewan kurban untuk Hari Raya Idul Adha.
Tercatat selama satu jam, RPH Mambal mampu memotong 15 -17 ekor sapi kurban.
Dadi pantauan di lokasi, sapi-sapi yang akan dipotong sebelumnya dimandikan, selanjutnya sapi diikat kakinya dan dimasukkan ke mesin potong.
Namun sebelum dipotong dengan mesin sapi dipotong lehernya oleh juru sembelih bersertifikat halal (JULEHA).
Baca juga: BOR 99 Persen RSUD Wangaya Denpasar, Badung Siapkan 400 Bed untuk Isolasi Terpusat
Seusai pemotongan, sapi langsung diangkat dengan menggunakan mesin.
Setelah itu dihilangkan kulitnya maupun jeroannya.
Sapi yang masih tergantung selanjutnya akan dibelah menjadi dua dengan menggunakan mesin.
Daging dan tulangnya pun dipisahkan dan dikemas kecil-kecil.
Baca juga: Polres Badung Salurkan Bantuan 5 Ton Beras untuk Warga yang Terdampak PPKM Darurat
"Sekarang kurang lebih ada 50 pekerja yang melakukan pemotongan sapi. Pemotongan hewan kurban itu pun menggunakan sistem realing," ujar Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, I Wayan Wijana saat ditemui di lokasi.
Pihaknya sampai saat ini belum bisa memastikan Jumlah sapi yang akan dipotong.
Namun sapi yang masuk ke RPH Mambal mencapai 280 ekor.
"Data itu sejak dua hari yang lalu sampai dengan hari ini. Namun kepastiannya dalam waktu dua atau tiga hari ke depan baru kita dapatkan," ucapnya sembari mengatakan kalau tahun lalu di RPH capai 332 Sapi yang di potong.
Baca juga: Mudahkan Pemantauan Kondisi Kesehatan Masyarakat Positif Covid-19, Badung Siapkan Tempat Isolasi
Dirinya mengakui di RPH Mambal tersebut akan ada pemotongan selama tiga hari, terhitung mulai hari ini.
Dirinya mengaku kemungkinan akan ada penambahan, lantaran pemotongan sapi dilakukan tidak hari ini saja.
Disinggung mengenai penerapan protokol kesehatan (prokes) Wijana mengakui selalu menerapkan prokes.
Selebihnya pemerintah sudah mengeluarkan pedoman pemotongan hewan kurban saat masa pandemi ini.
Baca juga: Badung Siapkan Tiga Tempat Isoman, Giri Prasta: Kami Tidak Ingin Mengambil Risiko Lebih Jauh
"Kami sudah berkoordinasi dengan MUI, dan pengurus mesjid agar pedoman itu dilaksanakan. Salah satunya semua pemotong menggunakan masker dan dicek suhu tubuhnya," jelasnya.
Selain itu dirinya menjelaskan untuk pemotongan dilakukan di RPH terdekat untuk menghindari kerumunan.
Namun jika tidak ada RPH terdekat, maka pemotongan bisa dilakukan, dengan pembatasan personel dan tempatnya juga harus luas.
"Jadi tim kami tetap melakukan pengecekan di semua titik pemotongan. Untuk di Badung sendiri ada 62 titik pemotongan hewan kurban," terangnya. (*)
Berita lainnya di Berita Badung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/petugas-di-rph-mambal-saat-melakukan-pemotongan-hewan-kurban.jpg)