Breaking News:

Berita Badung

Selama Pelaksanaan PPKM Darurat, 545 Pelaku Usaha di Badung Lakukan pelanggaran

“Untuk penyegelan kami ada sebanyak 17 tempat usaha, karena melanggar PPKM darurat,” ucapnya Rabu 21 Juli 2021.

Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Wema Satya Dinata
Dok Badung
Kepala Satpol PP Badung IGAK Suryanegara. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung mencatat ada sebanyak 545 usaha di Badung yang melanggar saat dilaksanakannya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Kendati demikian, tercatat ada sebanyak 4 usaha yang diberikan sanksi denda administrasi sebesar Rp 1 Juta.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung I Gusti Agung Ketut Suryanegara saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

Pihaknya mengakui dari hasil rekapan yang dilakukan, juga sampai melakukan penyegelan ke beberapa tempat usaha.

Baca juga: Polsek dan Jajaran di Badung Salurkan Bansos kepada Masyarakat yang Kurang Mampu

“Untuk penyegelan kami ada sebanyak 17 tempat usaha, karena melanggar PPKM darurat,” ucapnya Rabu 21 Juli 2021.

Birokrat asal Denpasar itu mengatakan dari 545 usaha yang melanggar, ada sebanyak 442 pelaku usaha mendapatkan teguran lisan.

Selain itu, sebanyak 83 pelaku usaha mendapatkan teguran tertulis, 4 pelaku usaha didenda, dan 17 tempat usaha disegel.

“Untuk penyegelan beberapa usaha tersebut sudah mengikuti aturan yang berlaku. Baik dari Peraturan Gubernur Bali dan Peraturan Bupati Badung,” ucapnya.

Dijelaskan  pemberian denda ada SOP yang berdasar Perda dan Perbup tersebut.

Kalau saat PPKM mikro dirinya mengaku hanya beri peringatan, surat pernyataan setelah itu baru denda atau tutup 1 minggu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved