Corona di Indonesia
94 Persen Kematian Pasien Covid-19 di Indonesia karena Belum Divaksin
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono menyebut 94 persen kematian akibat covid-19 di Indonesia akibat belum divaksinasi.
TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Angka kematian akibat covid-19 di Indonesia masih terus bertambah.
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono menyebut 94 persen kematian akibat covid-19 di Indonesia akibat belum divaksinasi.
"Jadi berdasarkan laporan terakhir, angka kematian akibat infeksi Covid-19 itu pada beberapa saat ini itu 90 sampai 94 persen adalah mereka yang belum divaksinasi. Dengan adanya kegiatan vaksinasi ini akan memberikan respons imun tubuh yang lebih baik, baik itu apabila belum terkena infeksi maupun setelah terkena infeksi," ujar Dante di kanal YouTube Kadin Indonesia yang disiarkan secara langsung, Minggu 25 Juli 2021.
Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Kota Denpasar Kembali Menurun di Angka 321 Orang, Kasus Sembuh 243 Orang
Baca juga: Tracing & Testing di Bali Bakal Dioptimalkan, Satu Orang Positif Covid-19, 15 Kontak Erat Ditelusuri
Berdasarkan data yang ditampilkan laman Kemenkes per 25 Juli 2021, capaian vaksinasi Corona di Indonesia masih di bawah 30 persen. Capaian vaksinasi dosis pertama sebanyak 44.469.974 (21,35%).
Sedangkan dosis kedua sebanyak 17.906.504 (8,60%). Data ini diperbarui setiap hari pukul 12.00 WIB atau pukul 13.00 Wita.
Artinya ada 22 per 100 penduduk sasaran vaksinasi yang sudah mendapatkan 1 dosis. Capaian vaksinasi tertinggi berada di DKI Jakarta dan Bali.
Jakarta mencapai dosis pertama 76.25% dan dosis kedua 23.69%. Sedangkan untuk Bali, dosis pertama 84.17% dan dosis kedua 22.74%.
Pemprov DKI Jakarta terus mengebut program vaksinasi Covid-19 guna mewujudkan kekekalan massal (herd immunity).
Berbagai upaya dilakukan Pemprov DKI, mulai dari mengadakan vaksinasi keliling hingga menggelar serbuan vaksinasi setiap Sabtu-Minggu.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan, saat ini lebih dari dua juta penduduk ibu kota telah menerima dosis ke-2 vaksin Covid-19.
"Total dosis dua kini mencapai 2.191.407 orang atau 24,9 persen," ucapnya.
Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini menambahkan, untuk vaksinasi Covid-19 sudah diterima 6.982.429 penduduk ibu kota.
"Jadi untuk satu dosis pertama itu sudah 79,2 persen," ujarnya.
Untuk program vaksinasi bagi anak usia 12 hingga 17 tahun, kini progresnya sudah mencapai 42,8 persen.
DKI Jakarta menjadi provinsi pertama yang melakukan vaksinasi pada anak, setelah muncul wacana pembelajaran tatap muka pada awal Juli lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/wamenkes-dante-saksono-tinjau-kesiapan-wisata-medis-di-rsup-sanglah-denpasar.jpg)