Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Badung

Komisi III DPRD Badung Minta Realisasi BLT Diperjelas, Yandinata: Kaling Dikejar-Kejar Minta BLT

Pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang diberikan pemerintah kabupaten Badung mulai dipertanyakan

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Ketua Komisi III DPRD Badung I Putu Alit Yandinata - Komisi III DPRD Badung Minta Realisasi BLT Diperjelas, Yandinata: Kaling Dikejar-Kejar Minta BLT 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang diberikan pemerintah kabupaten Badung mulai dipertanyakan oleh kalangan dewan setempat.

Bahkan Komisi III DPRD Badung meminta realisasinya diperjelas agar masyarakat tahu.

Bahkan komisi yang membidangi pendapatan dan aset daerah ini meminta eksekutif dalam hal ini instansi terkait benar-benar bekerja cepat dan cermat agar bantuan ini tidak sampai menimbulkan kegaduhan karena minimnya koordinasi dan sosialisasi ke masyarakat.

Selain itu juga diperjelas siapa saja yang berhak mendapatkan dan tidak mendapatkan BLT Rp 300 ribu itu.

Baca juga: Bupati Badung Giri Prasta Pantau Langsung Penyerahan BLT, Pastikan Sudah Diterima oleh Masyarakat

Ketua Komisi III DPRD Badung, I Putu Alit Yandinata, menyatakan bantuan BLT itu sebenarnya sudah sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat Badung.

Oleh karena itu, pihaknya berharap tidak ada masyarakat yang tercecer dalam memperoleh bantuan ini. apalagi bantuan memakai basis data per kepala keluarga (KK).

"Kami mendukung. Namun perlu adanya kejelasan karena BLT ini ditunggu-tunggu oleh masyarakat," ujarnya.

Hanya saja, Alit Yandinata berharap untuk menghindari terjadinya kegaduhan, teknis penyaluran agar diperjelas.

Sebab, di sejumlah tempat bantuan sudah diserahkan secara simbolis, namun disisi lain masyarakat banyak yang mempertanyakan realisasi bantuan tersebut.

"Teknis penyaluran dan pencairan BLT ini harus diperjelas, biar masyarakat tidak bertanya-tanya terus. Kasian Kaling dikejar-kejar masyarakat dimintain BLT sementara Kaling juga nggak tahu," Tegas Alit Yandinata.

Lebih lanjut dikatakan bila bantuan ditransfer lewat rekening Bank BPD Bali, ia pun meminta pemerintah dan pihak BPD Bali memfasilitasi masyarakat yang belum memiliki rekening.

Ini penting, agar masyarakat tidak berbondong-bondong dan berkerumun di bank hanya untuk pembukaan rekening baru.

Begitu juga masyarakat yang sudah punya rekening, kalau memang rekening tersebut bisa langsung digunakan agar disosialisasikan kembali.

“BLT ini kan per KK. Ada sekitar 98 ribu lebih KK yang akan dapat. Jadi, secara teknis karena lewat rekening maka pemerintah harus memastikan semua calon penerima ini punya rekening dulu," tuturnya.

Selain itu, masyarakat juga diimbau proaktif.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved