Berita Badung
Komisi III DPRD Badung Minta Realisasi BLT Diperjelas, Yandinata: Kaling Dikejar-Kejar Minta BLT
Pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang diberikan pemerintah kabupaten Badung mulai dipertanyakan
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sebab, tidak mungkin bantuan dicairkan apabila belum memenuhi persyaratan.
Dirinya mengakui banyak sekali yang bertanya bahwa BLT tidak cair.
"Pertanyaan ini wajar karena mereka tidak tahu bahwa yang akan dapat siapa saja, teknisnya bagaimana," ujarnya.
Dalam proses penyaluran bantuan ini, politisi PDIP asal Dauh Yeh Cani Abiansemal ini, juga meyakini akan muncul beragam persoalan baru yang harus diantisipasi oleh pemerintah.
Misalnya terkait validasi data KK dan bantuan yang double.
"Harus antisipasi, makanya clensing data penting," tungkasnya.
Seperti diketahui, Pemkab Badung telah memutuskan memberikan bantuan BLT selama PPKM Darurat kepada seluruh KK sebesar Rp 300 setiap KK.
Saat ini penyalurannya sedang berproses.
Baca juga: Badung Harapkan di Masa Pandemi Para Petani Dapat Meningkatkan Hasil Pertanian
Bupati Giri Prasta bahkan sudah melakukan penyerahan secara simbolis di tiap-tiap kecamatan.
Berdasarkan data sementara ada sekitar 98.830 KK dari 129.149 KK di gumi keris yang mendapatkan.
Sementara sisanya sebanyak 30.319 KK sudah menerima bantuan dari pusat khususnya Kementerian Sosial. (*)
Kumpulan Artikel Badung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/komisi-iii-dprd-badung-minta-realisasi-blt-diperjelas.jpg)