Breaking News:

Berita Bali

Mantan Bendahara LPD Gerokgak Buleleng Diadili

Setelah menyidangkan dua terdakwa, yakni Kadek Suparsana (40), dan l Made Sudarma (51) minggu lalu dalam perkara korupsi di LPD Gerokgak

Tribun Bali/Putu Candra
Nyoman Milik saat menjalani sidang perdananya secara daring. Ia diadili terkait perkara dugaan korupsi LPD Gerokgak, Buleleng 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Setelah menyidangkan dua terdakwa, yakni Kadek Suparsana (40), dan l Made Sudarma (51) minggu lalu dalam perkara korupsi di LPD Gerokgak, Buleleng tahun 2008 sampai tahun 2015.

Kini giliran mantan LPD Gerokgak, Nyoman Milik diadili secara daring di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis 28 Juli 2021.

Dalam dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Agus Sastrawan, terdakwa Nyoman Milik dikenakan dakwaan subsidairitas.

Yakni, dakwaan primer Pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 18 UU No.31 Tahun 1999 tentang Tipikor sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No.20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca juga: KPK Segera Periksa Gubernur Anies Baswedan Terkait Kasus Dugaan Korupsi Mafia Tanah

Dan dakwaan subsider Pasal 3 Jo. Pasal 18 UU No.31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No.20 Tahun 2001 Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Usia mendengarkan pembacaan surat dakwaan dari JPU, majelis hakim memberikan waktu seminggu bagi terdakwa dan penasihat hukumnya dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar untuk memberikan tanggapan.

"Kami berikan waktu 7 hari bagi terdakwa menanggapi surat dakwaan jaksa. Kalau minggu depan mengajukan eksepsi, kita jadwalkan mendengar eksepsi. Kalau tidak, sidang dilanjutkan dengan pembuktian," jelas Hakim Ketua Angeliky Handajani Day.

Diberitakan sebelumnya, dihadapkannya terdakwa tersebut ke persidangan berawal ketika Tim Penyidik Kejati Bali melakukan pengembangan terhadap perkara tindak pidana korupsi di LPD Desa Pekraman Gerokgak, Buleleng, Bali.

Dari pengembangan itu, penyidik menetapkan beberapa pengurus dan karyawan LPD tersebut sebagai tersangka.

Pengembangan dilakukan merujuk putusan Pengadilan Tipikor Denpasar terhadap terpidana Komang Agus Putrajaya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved