Olimpiade Tokyo
Olimpiade Tokyo, Apriyani Rahayu Belum Percaya Lolos Final Ganda Putri
Ganda Putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu memastikan Indonesia akan menambah satu medali lagi setelah dia lolos babak final ganda putri
TRIBUN-BALI.COM, TOKYO - Ganda Putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu memastikan Indonesia akan menambah satu medali lagi setelah dia lolos babak final ganda putri.
Seusai laga, Apri mengaku masih belum percaya dia dan Greys telah lolos babak final.
Sebagai debutan, pemain berusia 23 tahun itu masih belum percaya dengan lolosnya mereka ke babak final ajang Olimpiade.
"Saya masih belum percaya (masuk final). Sebelum berangkat saya sempat bilang, saya tidak pernah berpikiran main di Olimpiade secepat ini, tapi tiba-tiba sekarang saya ada di final," sahut Apri dikutip badmintonindonesia.org.
Baca juga: Jadwal Siaran Langsung Semifinal Olimpiade Tokyo 2021 Ginting vs Chen Long: Asa Si Pembunuh Raksasa
"Saya mengucapkan terima kasih untuk Kak Ge (Greysia Polii) yang sudah membawa saya sejauh ini. Saya sempat bilang untuk jangan berhenti dulu, bermainlah dengan saya. Dari situ saya diyakinkan melalui motivasinya, kerja kerasnya setiap hari, ketabahannya, dan keinginannya untuk menjadi juara," lanjut pemain kelahiran Lawulo, Sulawesi Tenggara tersebut.
Di laga final yang akan digelar pada Senin 2 Agustus 2021 mendatang, Greys/Apri akan menantang Chen Qing Chen/Jia Yi Fan dari China yang menempati unggulan kedua.
"Saya belum ingin puas dulu. Kami masih harus bermain untuk emas," ujar Apri.
"Ya, masih ada tugas yang kami harus selesaikan. Saya belum banyak yang bisa disampaikan, tapi kami memohon doa restu dan dukungan seluruh rakyat Indonesia untuk kami di final. Semoga kami bisa memberikan yang terbaik," kata Greys.
Greys/Apri menang atas ganda Korea Selatan Lee So Hee/Shin Seung Chan di babak semifinal.
Dalam laga yang dihelat Musashino Forest Sport Plaza, Greys/Apri menang 21-19, 21-17.
Memastikan perolehan medali Indonesia akan bertambah dari cabang bulu tangkis. Lolos ke final berarti Indonesia berpeluang meraih medali emas atau perak.
Di final dia akan menghadapi ganda putri China, Chen Qingchen/Jia Yifan di partai final, Senin 2 Agustus 2021.
Sedangkan tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting lolos babak semifinal setelah menang atas pebulutangkis Denmark, Anders Antonsen dengan rubber game ketat 21-18, 15-21, 21-18.
Butuh dua kemenangan lagi bagi Ginting untuk bisa mencetak sejarah sebagai pemain tunggal putra Indonesia ketiga yang meraih medali emas olimpiade.
Pada olimpiade tahun ini menjadi tahun kebangkitan ganda putri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/atlet-indonesia-apriyani-rahayu-kanan-melakukan-pukulan-di-sebelah-greysia-polii.jpg)