Breaking News:

Corona di Bali

Masyarakat Umum hingga Pegawai Negeri di Gianyar Berharap PPKM Tidak Diperpanjang

Senin 2 Agustus 2021 merupakan hari terakhir penerapan PPKM Level 4 di Bali. Sebagian besar masyarakat Kabupaten Gianyar, Bali pun berharap PPKM tidak

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Situasi kampung turis Ubud, Gianyar, Bali tampak sepi selama PPKM diterapkan. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Senin 2 Agustus 2021 merupakan hari terakhir penerapan PPKM Level 4 di Bali.

Sebagian besar masyarakat Kabupaten Gianyar, Bali pun berharap PPKM tidak diperpanjang lagi.

Harapan tersebut bukan hanya diinginkan masyarakat yang pendapatannya bergantung pada pekerjaan harian, tetapi juga menjadi harapan sejumlah pegawai negeri di Kabupaten Gianyar.

Informasi dihimpun Tribun Bali, Senin 2 Agustus 2021, pembatasan aktivitas masyarakat melalui PPKM di Kabupaten Gianyar dinilai justru memperburuk keadaan masyarakat.

Baca juga: PPKM Level 4 Jawa-Bali Berakhir Besok, Tambahan Kasus Baru Covid-19 Turun, Isyarat Tak Diperpanjang?

Sebab, sejak PPKM diterapkan, pandemi tidak menunjukkan ke arah baik.

Belum lagi, perekonomian masyarakat yang semakin terpuruk akibat sulitnya mencari penghasilan.

Kesulitan ini bukan hanya dialami oleh sektor usaha kecil yang mengandalkan jualan di kawasan pariwisata, namun para pemilik vila di Ubud sekalipun, mengeluhkan selama PPKM diberlakukan, usaha mereka bisa dikatakan mati.

Seperti yang dikatakan seorang pemilik vila di Ubud, Ni Kadek Sumiati.

Kata dia, sebelum PPKM diberlakukan, biasanya ada saja yang menginap.

"Bule ada, tapi kebanyakan domestik. Tapi sejak dimulainya PPKM darurat hingga PPKM Level 4 kosong," ujarnya.

Baca juga: Jelang Akhir PPKM Level 4, Ruang Perawatan RSD Mangusada Badung Kini Overload Pasien Covid-19

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved