Berita Karangasem
Ratusan Rumah di Karangasem Berpotensi Kena Longsor, BPBD Karangasem Sebut Ini Penyebabnya
Rumah warga di Kabupaten Karangasem yang terancam atau berpotensi terkena bencana longsor mencapai ratusan unit dan tersebar di semua Kecamatan.
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Karsiani Putri
TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA- Rumah warga di Kabupaten Karangasem yang terancam atau berpotensi terkena bencana longsor mencapai ratusan unit dan tersebar di semua Kecamatan.
Seperti Kecamatan Rendang, Selat, Karangasem, Bebandem, Manggis, Abang, Kubu, beserta Kecamatan Sidemen.
Plt Kepala Badan Penanggulangn Bencana Daerah (BPBD) Karangasem, IB Ketut Arimbawa, mengatakan, rumah warga yang berpotensi terkena bencana longsor lantaran dekat dengan bebukitan, tebing, dan pegunungan.
Jarak antara rumah dengan bukit hanya sekitar 5 sampai 10 meter.
"Banyak rumah warga yang berdekatan dengan tebing dan bebukitan. Cuma saya belum sempat mendata keseluruhan. Jumlahnya mencapai ratusan unit,"ungkap Plt Kepala BPBD, IB Ketut Arimbawa, Rabu 4 Agustus 2021.
Ditambahkan, warga yang membangun rumah dekat bebukitan dan tebing lantaran tidak memiliki lahan.
Bersangkutan mengaku terpaksa untuk bisa berteduh.
"Seperti longsor di Pejeng, Desa Menanga. Pihak keluarga sudah menghimbau agar hati - hati karena dekat tebing," akuinya.
Rumah yang berpotensi terkena bencana longsor sebagian besar rumah baru.
Masyarakat bangun rumah dekat bebukitan atau tebing karena tidak ada pilihan.
Biasanya tanah di bukit diratakan dan pohon ditebang untuk bangun rumah.
Seperti beberapa rumah di Kecamatan Sidemen dan Rendang.
BACA JUGA: Dampak Dari PPKM Berjilid-jilid, Ekonom Celios Perkirakan Jumlah Penduduk Miskin Akan Bertambah
Mantan Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Karangasem menghimbau agar warga tetap waspada dan hati - hati terutama saat musim hujan.
Masyarakat harus siap siaga jika ada bencana alam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/rumah-warga-dihantam-longsor-di-karangasem.jpg)