Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Karangasem

Ratusan Rumah di Karangasem Berpotensi Kena Longsor, BPBD Karangasem Sebut Ini Penyebabnya

Rumah warga di Kabupaten Karangasem yang terancam atau berpotensi terkena bencana longsor mencapai ratusan unit dan tersebar di semua Kecamatan.

Tayang:
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Karsiani Putri
Tribun Bali/Saiful Rohim
Rumah warga di Banjar Pejeng, Desa Menanga, Kec. Rendang, Kab. Karangasem, Bali, dihantam longsor, Selasa 3 Agustus 2021 lalu 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA- Rumah warga di Kabupaten Karangasem yang terancam atau berpotensi terkena bencana longsor mencapai ratusan unit dan tersebar di semua Kecamatan.

Seperti  Kecamatan Rendang, Selat, Karangasem, Bebandem, Manggis, Abang, Kubu, beserta Kecamatan Sidemen.

Plt Kepala Badan Penanggulangn Bencana Daerah (BPBD) Karangasem, IB Ketut Arimbawa, mengatakan, rumah warga yang berpotensi terkena bencana longsor lantaran dekat dengan bebukitan, tebing, dan pegunungan.

Jarak antara rumah dengan bukit hanya sekitar 5 sampai 10 meter.

"Banyak rumah warga yang berdekatan dengan tebing dan bebukitan. Cuma saya belum sempat mendata keseluruhan. Jumlahnya mencapai ratusan unit,"ungkap Plt Kepala BPBD, IB Ketut Arimbawa, Rabu 4 Agustus 2021.

Ditambahkan, warga yang membangun rumah dekat bebukitan dan tebing lantaran tidak memiliki lahan.

Bersangkutan mengaku terpaksa untuk bisa berteduh.

"Seperti longsor di Pejeng, Desa Menanga. Pihak keluarga sudah menghimbau agar hati - hati karena dekat tebing," akuinya.

Rumah yang  berpotensi terkena bencana longsor sebagian besar rumah baru.

Masyarakat bangun rumah dekat bebukitan atau tebing karena tidak ada pilihan.

Biasanya tanah di bukit diratakan dan pohon ditebang untuk bangun rumah.

Seperti beberapa rumah di Kecamatan Sidemen dan Rendang.

BACA JUGA: Dampak Dari PPKM Berjilid-jilid, Ekonom Celios Perkirakan Jumlah Penduduk Miskin Akan Bertambah

Mantan Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Karangasem menghimbau agar warga tetap waspada dan hati - hati terutama saat musim hujan.

Masyarakat harus siap siaga jika ada bencana alam.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved