Breaking News:

Berita Bangli

Ada Pemeliharaan Gardu Listrik, PDAM Bangli Informasikan Gangguan Pelayanan Besok

"Kegiatan tersebut berdampak pada pemadaman listrik. Sehingga berimbas pada pelayanan air bersih PDAM Bangli. Karena pompa dari sumber mata air

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Wema Satya Dinata
Ilustrasi pixabay.com
Ilustrasi gangguan pelayanan PDAM - Ada Pemeliharaan Gardu Listrik, PDAM Bangli Informasikan Gangguan Pelayanan Besok 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - PDAM Bangli menginformasikan potensi gangguan pelayanan air bersih pada Jumat 6 Agustus 2021 besok.

Gangguan tersebut merupakan dampak, adanya perbaikan gardu listrik yang dilakukan oleh PLN.

Kabag Hubungan Langganan (Hublang) PDAM Bangli, Ida Bagus Putu Gangga Parawita, mengungkapkan berdasarkan surat tertanggal 5 Agustus dari PLN Bangli, diberitahukan adanya pemeliharaan berkala pada gardu PLN yang berlokasi di jalan Kusumayudha, dekat pintu masuk kantor KPU Bangli.

Kegiatan pemeliharaan dimulai pukul 10.30 Wita. 

Baca juga: Sempat Muntah-muntah Setelah Belanja, Kadek Sugiasmana Meninggal di Teras Toko di Kintamani Bangli

"Kegiatan tersebut berdampak pada pemadaman listrik. Sehingga berimbas pada pelayanan air bersih PDAM Bangli. Karena pompa dari sumber mata air memanfaatkan energi listrik," ujarnya.

Gus Gangga mengatakan, wilayah pompa air yang terdampak yakni di sumber mata air Arca, yang berlokasi di Banjar Kawan, Kelurahan Kawan, Bangli.

Dengan demikian, pelayanan air bersih di sebagian wilayah Kota Bangli dan sekitarnya, juga akan terganggu.

"Wilayah-wilayah yang nantinya terdampak karena perbaikan yakni di jalan Brigjen Ngurah Rai mulai dari selatan RSU Bangli, wilayah LC Aya, Bebalang sebelah barat, Banjar Petak, sebagian wilayah Siladan, Banjar Umanyar, banjar Kuning, Jelekungkang, Jalan Kusumayudha sebelah utara Kantor KPU, dan sebagian kecil wilayah Desa Demulih," sebutnya.

Diperkirakan ada total 2.000 pelanggan yang akan terdampak.

Kendati demikian, Gus Gangga menegaskan jika gangguan pelayanan air bersih ini tidak sampai berhari-hari.

 "Estimasi perbaikannya membutukan waktu selama tiga jam.

Setelah perbaikan selesai dan listrik hidup kembali, maka pompa bisa mengisi reservoar dengan normal," tandasnya. (*)

Artikel lainnya di Berita Bangli

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved