Vaksinasi
Prof Ni Nyoman Puspaningsih: Uji Preklinis Vaksin Merah Putih pada Hewan Besar
Koordinator Produk Riset Covid-19 Universitas Airlangga, Prof Ni Nyoman Tri Puspaningsih mengatakan, uji preklinis ini melibatkan 40 ekor primata.
Puspaningsih optimistis uji klinik vaksin Merah Putih ini berjalan lancar dan baik, lantaran sejak awal telah melibatkan kementerian atau lembaga lain, universitas, maupun pihak swasta (triple pentahelix).
"Sejak awal, kita tidak khawatir begitu hasilnya bagus kita libatkan Badan POM dan juga Balitbangkes Kemenkes. Sehingga harapannya Maret dan April 2022 bisa produksi massal produksi untuk masyarakat Indonesia," ujarnya.
Rampung Akhir Tahun Ini
Pemerintah terus mengembangkan vaksin Covid-19 buatan negeri sendiri yaitu vaksin Merah Putih. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, pengembangan vaksin tersebut ditargetkan rampung pada akhir tahun 2021 ini atau awal tahun 2022.
"Insya Allah kerja keras ini kita bisa lihat nanti di akhir tahun dan awal tahun depan, apakah kita bisa ada kemajuan dengan vaksin Merah Putih ataupun vaksin kerja sama dengan pihak lain," kata Erick seusai menerima kedatangan vaksin Sinovac di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, dipantau melalui YouTube Sekretariat Presiden, Senin 31 Mei 2021.
Dalam mengembangkan vaksin Merah Putih, kata Erick, pemerintah bekerja sama dengan 5 universitas dan 2 lembaga. Universitas dan lembaga tersebut di antaranya Universitas Airlangga (UNAIR), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman, dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).
"Tidak cukup di situ, kami juga membuka diri bekerja sama dengan pihak-pihak lain karena kita ingin juga bisa memproduksi vaksin sendiri tidak hanya vaksin impor," ujar Erick.
Diharapkan pengembangan vaksin Merah Putih dapat cepat diselesaikan agar bisa segera digunakan secara massal dan mempercepat program vaksinasi nasional.
Program vaksinasi nasional menyasar 181,5 juta penduduk Indonesia. Lantaran satu orang penduduk mendapat 2 dosis vaksin, maka akan dilakukan 380 juta vaksinasi. Erick mengatakan, pemerintah terus berupaya mempercepat program vaksinasi nasional.
Sebelumnya, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, vaksin Merah Putih akan digunakan dalam program pemerintah. Kini pengembangan vaksin tersebut masuk tahap uji praklinis. (tribun network)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/primata-jenis-makaka.jpg)