Breaking News:

Berita Karangasem

Tim Penyidik Kejari Karangasem Berkoordinasi dengan BPKP Terkait Kasus Pengadaan Masker Scuba 2020

Kasi Intel Kejari Karangasem, Dewa  Gede Semaraputra, mengatakan, setelah berkoordinasi penyidik langsung bersurat ke BPKP.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Saiful Rohim
Kasi Intel Kejari Karangasem, Dewa Gede Semaraputra. Tim Penyidik Kejari Karangasem Berkoordinasi dengan BPKP Terkait Kasus Pengadaan Masker Scuba 2020 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem telah menggelar koordinasi dengan Badan Pengawas Keuangan serta Pembangunan (BPKP) terkait kasus pengadaan masker scuba 2020.

Koordinasi tersebut  terkait perhitungan kerugian pengadaan masker.

Kasi Intel Kejari Karangasem, Dewa  Gede Semaraputra, mengatakan, setelah berkoordinasi penyidik langsung bersurat ke BPKP.

Tetapi pihaknya belum bisa memastikan kapan perhitungan kerugian dimulai.

Baca juga: Dugaan Korupsi Pengadaan Masker di Karangasem, Kejari Telah Kumpulkan 90 Persen Barang Bukti

"Kita sudah berkoordinasi dengn BPKP," ungkap Dewa Semaraputra, Senin (8/8/2021) siang.

Untuk pemeriksaan saksi kasus pengadaan masker  telah tuntas.

Penyidik hanya memeriksa saksi ahli setelah perhitungan dari BPKP.

Dari hasil pemeriksaan, penyidik telah kumpulkan beberapa barang bukti. Diantaranya meliputi bukti dokumen, pemeriksaan dari saksi, beserta masker scuba.

Dalam waktu dekat pihaknya akan menetapkan tersangka kasus pengadaan masker scuba tahun 2020 di Dinas Sosial Karangasem.

Untuk menetapkan tersangka perlu memiliki 2 alat bukti. Sekarang  tim penyidik  sedang mengumpulkan dan persiapkan alat bukti serta dokumennya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved