Kepausan
Polisi Sudah Mengidentifikasi Pengirim Amplop Berisi Peluru kepada Paus Fransiskus
Menurut laporan Harian Corriere della Sera, si pelaku sudah diketahui Kepolisian Vatikan karena pernah mengirim surat kepada Paus sebelumnya.
“Surat yang diduga berisi tiga peluru dari pistol dan pesan yang menyinggung soal operasi keuangan di Vatikan. Surat itu juga memiliki alamat kediaman paus "Paus, Kota Vatikan, Lapangan Santo Petrus, Roma," demikian laporan AP.
Affaritaliani melaporkan, kepolisian Italia kini masih melakukan investigasi terkait temuan itu.
Otoritas Vatikan telah dihubungi oleh Newsweek untuk memberikan komentar.
Temuan ini menimbulkan ketakutan baru setelah Paus Fransiskus, menjalani operasi darurat pada Juli 2021 lalu untuk mengangkat bagian dari usus besarnya dan menghabiskan 11 hari di fasilitas medis dalam pemulihan.
Pemimpin Gereja Katolik Roma berusia 84 tahun itu, kini telah kembali bekerja penuh waktu setelah operasi tersebut.
Menurut buku jadwal publiknya, Paus Fransiskus memimpin doa pada Minggu 8 Agustus 2021 di Lapangan Santo Petrus di Kota Vatikan, lebih dari 500 mil dari tempat amplop itu ditemukan.
Paus Fransiskus dijadwalkan berangkat dalam perjalanan ke Budapest pada 12 Agustus 2021, terbang dari Bandara Internasional Fiumicino Roma.
Sri Paus diharapkan bertemu dengan para uskup Hongaria dan perwakilan Gereja dan Yahudi lainnya, sebelum berangkat ke Bratislava, Slovakia.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com berjudulPengirim Amplop Berisi Peluru ke Paus Fransiskus Diidentifikasi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/paus-fransiskua-dan-palma.jpg)