Berita Gianyar
UPDATE Korban Terseret Arus di Pantai Pering Gianyar, Raberboad Tidak Bisa Turun ke Laut
Pencarian I Made Sadra di Pantai Pering, Blahbatuh, Gianyar, Bali hanya bisa dilakukan dengan melakukan penyisiran sepanjang pantai barat Kabupaten
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Pencarian I Made Sadra di Pantai Pering, Blahbatuh, Gianyar, Bali hanya bisa dilakukan dengan melakukan penyisiran sepanjang pantai barat Kabupaten Gianyar, Bali, Kamis 12 Agustus 2021.
Hal itu karena kondisi gelombang tinggi mencapai dua meter, dan terjangan ombak ganas.
Koordinasi Basarnas Denpasar, I Ketut Wirajaya mengatakan, saat ini kondisi ombak sangat tinggi.
Bahkan Raberboad yang biasanya digunakan untuk mencari korban di tengah laut, tidak bisa digunakan.
Baca juga: Pencarian Hari ke-3 I Made Sadra, Tim Susuri Kawasan Barat Gianyar
"Raberboad tidak bisa masuk ke laut, karena gelombang tinggi, sehingga tim gabungan hanya bisa melakukan penyisiran di pinggir pantai," ujarnya.
Kata dia, hembusan angin mengarah ke barat.
Karena itu, dalam penyisiran, tim gabungan lebih fokus melakukan pencarian di kawasan barat Kabupaten Gianyar.
"Secara teori, jika korban tenggelam, seharusnya saat ini tubuhnya sudah naik ke darat, mengikuti arah hembusan angin. Saat ini angin mengarah ke barat, seharusnya terdampar di pantai kawasan barat," ujarnya.
Baca juga: Trantib Sukawati Turunkan Drone, Bantu Proses Pencarian Korban Terseret Gelombang di Gianyar
Pantauan di lapangan, air laut kini telah baik ke daratan.
Namun untuk di Pantai Pering, hal itu tidak berdampak signifikan.
Tidak seperti di Pantai Lebih, Gianyar.
Di mana di pantai ini, areal parkir telah digenangi air laut.
Baca juga: Pencarian Hari ke-3 I Made Sadra, Tim Susuri Kawasan Barat Gianyar
Pencarian warga Desa Pering, I Made Sadra yang terseret gelombang saat mandi di Pantai Pering, Blahbatuh, Gianyar, Bali telah dilakukan oleh berbagai pihak.
Kini, Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Sukawati ikut bergabung dalam pencarian, Kamis 12 Agustus 2021.
Di mana mereka menurunkan tiga unit drone, untuk melakukan pencarian korban di atas udara.
Baca juga: Terjatuh dari Pohon Kelapa dan Tercebur ke Sungai Singa Gianyar, Wayan Warta Ditemukan Meninggal
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pencarian-i-made-sadra-di-pantai-pering-blahbatuh-gianyar.jpg)