Breaking News:

Berita Bali

Besok Rapat TAPD dan Banggar, Wakil Ketua DPRD Bali Dorong Pengadaan Generator Oksigen di APBD 2021

dirinya mengaku akan membawa usulannya tersebut dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bali bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi

Penulis: Ragil Armando | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Putu Supartika
Petugas melakukan pengecekan ketersediaan oksigen di RSUD Wangaya Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Fenomena kelangkaan oksigen di Bali mendapat sorotan tajam dari Wakil Ketua DPRD Bali, Nyoman Sugawa Korry.

Bahkan, ia mendorong agar pemerintah daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Bali untuk menganggarkan dalam APBD-nya bagi pengadaan generator oksigen.

Oleh sebab itu, dirinya mengaku akan membawa usulannya tersebut dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bali bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Bali.

Rapat tersebut direncanakan pada Senin (16/8/2021) besok.

Baca juga: Rumah Sakit Swasta di Bali Akan Dapatkan Tabung Oksigen dari Kadin, Berikut Daftarnya

"Kami mendorong hal-hal lain seperti kekurangan oksigen, Senin ini kami akan rapat dengan Banggar dan TAPD untuk mendorong bagaimana generator bisa disiapkan melalui APBD baik Provinsi maupun kabupaten," ungkapnya di Kantor DPD I Golkar Bali, Denpasar, Minggu 15 Agustus 2021.

Sugawa Korry juga mengatakan bahwa pihaknya juga meminta adanya pelibatan masyarakat, khususnya pihak swasta ataupun BUMN dalam pengadaan generator tersebut melalui Corporate Social Responsibility (CSR).

Ini kan harus kerjasama dengan kabupaten, seperti Wangaya misalnya itu kan milik Denpasar, atau Buleleng, atau Sanglah, jadi ada sinergitas antar pemerintah dan swasta atau BUMN melalui CSR-nya, ini kita akan dorong Gubernur untuk lakukan langkah itu," terang dia.

Sugawa Korry juga menambahkan jika berkaca di RS Bali Mandara, maka dalam satu rumah sakit dibutuhkan minimal Rp 5 miliar bagi pengadaan generator tersebut.

"Yang saya tahu, dalam kapasitas tertentu setingkat Rumah Sakit Bali Mandara itu sekitar Rp 5 Miliar, itu Bali Mandara kan ada bantuan dari Kadin, sekarang sedang dibangun, kita monitor itu dan rumah sakit harus disiapkan juga," kata dia.

Saat disinggung mengenai total anggaran yang sediakan bagi pengadaan tersebut, ia mengaku belum bisa mengungkapkannya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved