Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Jembrana

Bupati Jembrana Jemput Dua Warganya untuk Jalani Isolasi Terpusat

Adapun yang menjadi sasaran dari penjemputan warga yang Isoman sebanyak dua orang berasal dari Br. Dauh Pasar, Desa Pergung.

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana
Bupati Tamba Jemput dua warganya untuk jalani isolasi terpusat, Minggu 15 Agustus 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Satgas Covid-19 Kabupaten Jembrana kembali  menjemput warganya  yang isolasi mandiri (isoman) untuk jalani isolasi terpusat (Isoter), Minggu 15 Agustus 2021.

Mereka yang dijemput  karena terkonfirmasi Covid-19 tanpa gejala (OTG) di Kecamatan Mendoyo

Penjemputan dipimpin langsung Bupati Jembrana I Nengah Tamba , bersama Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf. Hasrifuddin Haruna, Sekda Jembana I Made Budiasa serta Asisten 2 Sekda Jembrana I Gusti Ngurah Sumber Wijaya.

Adapun yang menjadi sasaran dari penjemputan warga yang Isoman sebanyak dua orang berasal dari Br. Dauh Pasar, Desa Pergung.

Baca juga: Hafal Pancasila & Lagu Indonesia Raya, Warung di Jembrana Ini Beri Donat Merah Putih ke Pengunjung

Selanjutnya, kedua  warga tadi dibawa ke lokasi Isoter oleh Satgas terpadu Kecamatan Mendoyo di MAN 2 Mendoyo berlokasi di Desa Yehsumbul, Kec. Mendoyo.

Bupati I Nengah Tamba kepada warga yang terpapar covid-19 meminta agar didiplin dan taat dengan arahan pemerintah.

Sebab katanya, pemerintah tidak akan mungkin mengorbankan rakyatnya.

"Mohon diikuti kebijakan ini. Dengan  isolasi terpusat maka akan lebih mudah melakukan pemantauan, menyiapkan makan dan minum serta mengecek perkembangan kesehatan.

Jika semua krama disiplin maka akan mempercepat pemutusan rantai perkembangan virus covid 19  di wilayah kita, " terang Tamba.

Kepada pihak satgas di masing-masing kecamatan , Bupati Tamba juga berharap bisa memberikan pemahaman yang benar akan tujuan dari kebijakan isoter ini.

" Ini langkah kita , termasuk kebijakan dari pusat untuk segera memutus penyebaran virus," bebernya lagi.

Setelah diberikan pemahaman kedua warga yang terpapar beserta keluarganya akhirnya dengan iklas dan sadar untuk  dipindahkan ke tempat isolasi terpusat yang bertempat di asrama MAN 2 Mendoyo.

Mereka diantar langsung oleh petugas menggunakan ambulans.

Sementara Kadis Kesehatan Jembrana dr I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata mengatakan hingga sabtu malam ( 14/8/2021) sebanyak  328 warga Jembrana yang terpapar sedang jalani isolasi.

Baca juga: Perketat Kapal Pengangkut Limbah B3, Respons Tragedi Tenggelamnya KMP Yunicee di Jembrana Bali

Rinciannya 83 jalani isolasi di RSU dan RS Swasta, 178 orang isolasi terpusat di hotel dan asrama.

Sedangkan jumlah warga yang jalani isoter di desa sebanyak 67 orang. (*)

Artikel lainnya di Berita Jembrana

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved