Malaysia
Jejak Langkah Muhyiddin Yassin Sejak Dilantik hingga Undurkan Diri Sebagai PM Malaysia
Yassin mengakhiri 17 bulan masa jabatan saat dirinya berjuang menghadapi pertikaian politik dan kritik yang mempertanyakan legitimasinya.
TRIBUN-BALI.COM, KUALA LUMPUR - Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin mengundurkan diri pada Senin 16 Agustus 2021.
Yassin mengakhiri 17 bulan masa jabatan saat dirinya berjuang menghadapi pertikaian politik dan kritik yang mempertanyakan legitimasinya.
Sejak berkuasa pada Maret 2020, pemerintahan Muhyiddin seperti tak henti diguncang persoalan.
Bukan hanya dari lawan politik, tapi juga oleh pandemi virus corona dan kemerosotan ekonomi yang menghantam Malaysia.
Baca juga: Krisis Politik Malaysia, Pemerintahan PM Muhyiddin Yassin Kini di Ujung Tanduk
Baca juga: Mahathir Sebut Korupsi di Malaysia Sudah Sampai Tingkat Membahayakan Negara, Partai Suap Pemilih
Pada bulan Juli 2021, Muhyiddin kehilangan dukungan dari sekutu-sekutu politiknya yang menguasai mayoritas suara di parlemen
Berikut jejak langkah Yassin sejak dia dilantik hingga mundur dari jabatan.
24 Februari 2020
PM Mahathir Mohamad mengundurkan diri setelah terjadi pertikaian dalam koalisi yang membuat partai yang dia pimpin bersama Muhyiddin menarik diri.
Raja Sultan Abdullah menunjuk kembali Mahathir sebagai pemimpin sementara.
29 Februari 2020
Setelah bertemu parlemen, raja menunjuk Muhyiddin sebagai perdana menteri berdasarkan penilaian bahwa dia didukung mayoritas anggota parlemen.
1 Maret 2020
Muhyiddin dilantik sebagai perdana menteri.
13 Mei 2020
Ketua parlemen menunda voting mosi tidak percaya yang diajukan Mahathir dengan alasan negara perlu fokus pada penanganan pandemi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/muhyiddin-yassin-mundur.jpg)