Relaksasi PPnBM DTP 100 Persen Bangkitkan Industri Otomotif
Program relaksasi PPnBM DTP 100% untuk mobil berkapasitas hingga 1.500 cc dinilai layak dilanjutkan
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Program relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah yang ditanggung pemerintah (PPnBM DTP) 100% untuk mobil berkapasitas hingga 1.500 cc dinilai layak dilanjutkan.
Program ini dianggap mampu membangkitkan industri otomotif yang mati suri akibat pandemi Covid-19.
Insentif ini menjadi 'game changer' yang mampu membuat industri otomotif kembali bergairah.
Relaksasi PPnBM DTP 100% ini dikeluarkan Menteri Keuangan Sri Mulyani pada Maret 2021, untuk segmen ≤1.500 cc kategori sedan dan 4x2 yang memiliki local purchase paling sedikit 70 persen.
Baca juga: Yamaha Kembali Mendominasi Raih Penghargaan pada Ajang Otomotif Award 2021
Insentif ini awalnya berlaku hingga Juni, namun diperpanjang hingga 31 Agustus 2021.
Sri Mulyani mengatakan, insentif ini untuk meningkatkan konsumsi masyarakat dan memulihkan sektor otomotif.
Insentif PPnBM tersebut tidak hanya mendorong penerimaan negara, namun juga menjaga keseimbangan pembebanan pajak.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), program relaksasi itu mampu mendongkrak penjualan retail mobil per bulan naik 39%, dari 51.000 unit per bulan pada Januari-Februari 2021 menjadi 70.000 unit per bulan pada Maret-Juli 2021.
Sedangkan, penjualan wholesale meningkat 40% dari 51.000 unit di Januari-Februari 2021 menjadi 72.000 unit di Maret-Juli 2021.
"Insentif PPnBM DTP 100% itu sangat positif bagi industri dan konsumen. Program tersebut telah menaikan penjualan retail mobil Daihatsu yang mendapatkan fasilitas ini sebesar 152% pada Maret-Juli 2021 dibandingkan Januari-Februari 2021," ujar Chief Executive Officer (CEO) PT Astra International Tbk-Daihatsu Sales Operation (DSO/Astra Daihatsu) Supranoto di Jakarta, Jumat 20 Agustus 2021.
Di mana pada Januari-Februari 2021 hanya terjual 2.197 unit naik menjadi 3.835 unit di Maret-Juli 2021.
Produk Daihatsu yang mendapatkan fasilitas relaksasi PPnBM DTP 100% ini yakni Xenia, Terios, GranMax MB, Luxio, dan Rocky.
Program relaksasi ini dilakukan pemerintah karena turunnya aktivitas industri otomotif akibat pandemi Covid-19.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi dan penjualan sektor otomotif Indonesia pada triwulan II/2020 anjlok cukup dalam dibandingkan periode yang sama tahun 2019.
Anjloknya indikator penjualan otomotif ini bisa membawa efek domino bagi sektor-sektor bisnis pendukung yang juga melibatkan banyak UMKM.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/relaksasi-ppnbm-dtp-100-persen-bangkitkan-industri-otomitif.jpg)