Singkirkan Lord Adi di MasterChef Indonesia, Berikut Biodata Nadya Pemegang Tiket Grand Final
Singkirkan Lord Adi di MasterChef Indonesia, Berikut Biodata Nadya Pemegang Tiket Grand Final
TRIBUN-BALI.COM- Lord Adi harus menerima kenyataan gagal melangkah ke grand final MasterChef Indonesia season 8.
Nadya menghentikan mimpi Lord Adi menjadi MasterChef Indonesia.
Nadya sukses mengamankan tiket ke babak grand final setelah mengalahkan Lord Adi di babak Top 3.
Diwartakan sebelumnya, Nadya dan Adi harus masuk ke babak pressure test untuk memperebutkan tiket ke grand final.
Keduanya harus membuat dessert dengan bahan alpukat.
Baca juga: Lord Adi Pulang, Ini Ucapan Menyentuh untuk Nadya di MasterChef Season 8
Nadya membuat cake dengan variasi olahan alpukat yang dinilai enak, namun kurang manis.
Sementara itu, Adi membuat cendol modern dengan ketan putih.
Awalnya, juri tampak terkesima dengan hidangan Adi yang terlihat cantik.
Namun, ternyata soal rasa hidangan Adi tak lebih enak dari milik Nadya.
Juri menilai, desser buatan Adi terlalu asin untuk sebuah dessert.
Alhasil, Nadya lah yang berhasil berangkat ke grand final melawan Jesselyn.
Tak heran jika Nadya jago membuat dessert.
Ia memiliki latar belakang yang kuat di bidang masakan manis.
Berikut biodata Nadya MasterChef Indonesia Season 8 selengkapnya.
Baca juga: MasterChef Season 8 Dibumbui Kisah Asmara, Nadya dan Bryan Jadi Sorotan
Biodata
Nadya Puteri merupakan kontestan dari Jakarta.
Ia diketahui berusia 25 tahun.
Sementara itu, profesinya diketahui seorang pengusaha roti.
Menilik laman Instagramnya, Nadya memiliki 3 usaha di bidang kuliner.
Dua di antaranya adalah usaha dessert.
Sementara itu, ia mengucapkan kata perpisahan haru kepada Adi di babak Top 3.
Ia mengucapkan terima kasih dan merasa terhomat dapat berduel dengan pria asal Tanah Datar tersebut.
"Dear Lord Adi the Time Keeper, I still cannot believe it that im going through the final. You know i love you! Thank you for the fun and laugh throughout the competition. Will miss you, it’s an honor Lord @adi.mci8.
"Teruntuk Lord Adi, pengendali waktu. Aku masih tidak percaya aku melaju ke final. Kamu tahu aku menyayangimu! Terima kasih atas kesenangan dan tawa saat kompetisi. Aku akan merindukanmu, ini sebuah kehormatan Lord @adi.mci8," tulisnya.
Melihat laman Instagramnya, Nadya merupakan lulusan sekolah memasak terkenal, Le Cordon Bleu.
Sekedar informasi, Chef Renatta juga merupakan alumnus sekolah memasak asal Perancis tersebut.
Nadya juga gemar traveling. Ia tak jarang jalan-jalan ke luar negeri, seperti Jepang, Asutralia, Singapura, dan lain-lain.
Sempat dijodohkan
Nama Bryan dan Nadya menjadi sorotan setelah Masterchef Indonesia 8 episode 8 tayang pada Minggu (20/6/2021).
Pada episode tersebut, mereka sempat dijodohkan.
Ini bermula ketika 14 kontestan Masterchef Indonesia 8 diminta untuk bermain Lucky Dice Challenge sebelum menjalani tantangan.
Terdapat gambar enam bahan utama pada dadu yang harus dilempar oleh peserta, di antaranya telur asin, fennel bulb, ubi bit merah, gurita, makarel, dan akar seroja.
Dari hasil lemparan dadu, Nadya dan Bryan sama-sama mendapatkan gurita.
Keduanya pun sontak mendapat sorakan dari kontestan lainnya.
Dalam waktu 45 menit, para peserta harus menyajikan satu menu untuk dinilai oleh ketiga juri.
Bryan mengolah gurita menjadi menu Grilled Octopus with Red Papper Sauce and Dukkah.
Saat waktu penilaian, Chef Renatta teringat hidangan Bryan mirip dengan saus yang pernah dibuat oleh Nadya.
"Kemarin yang bikin red papper sauce Nadya ya?" tanya Chef Renatta.
"Ya," jawab Bryan sambil tersipu malu.
Sontak Chef Arnold pun langsung berseloroh menggoda Bryan dan Nadya.
"Ciieee," goda Chef Arnold.
Artikel terkait telah tayang di Surya dengan judul Biodata Nadya MasterChef Indonesia Season 8 yang Kalahkan Lord Adi di Top 3, Pendidikan Mentereng