Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Paralimpiade Tokyo 2020

Kaisar Jepang Buka Paralimpiade Tokyo 2020, Menpora Optimistis Indonesia Raih Hasil Maksimal

Parsons juga berterima kasih kepada atlet dan ofisial, serta tak lupa masyarakat Jepang yang telah menjadi tuan rumah pesta olahraga multievent dunia

Tayang:
Editor: DionDBPutra
AFP/PHILIP FONG
Presiden Komite Paralimpiade Internasional Andrew Parsons (depan kiri), dan Kaisar Jepang Naruhito (tengah) melambaikan tangan saat Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga (kanan) berjalan di awal upacara pembukaan Paralimpiade Tokyo 2020 di Stadion Olimpiade Tokyo pada 24 Agustus 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, TOKYO - Kaisar Jepang Naruhito resmi membuka Paralimpiade Tokyo, Selasa malam 24 Agustus 2021 di Stadion Nasional, yang hampir kosong setelah Olimpiade ditunda selama satu tahun karena pandemi Covid-19.

"Saya menyatakan membuka Paralimpiade Tokyo 2020," kata Kaisar Naruhito.

Presiden Komite Paralimpiade Internasional (IPC) Andrew Parsons, dalam sambutannya berterima kasih kepada pemerintah Jepang, panitia penyelenggara Tokyo Games 2020, Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan IPC.

Parsons juga berterima kasih kepada atlet dan ofisial, serta tak lupa masyarakat Jepang yang telah menjadi tuan rumah pesta olahraga multievent dunia untuk atlet penyandang disabilitas tersebut.

Baca juga: Termasuk Ni Nengah Widiasih, Inilah Daftar Lengkap Wakil Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2021

Baca juga: Atlet Asal Bali Ni Nengah Widiasih Siap Tampil All Out di Paralimpiade Tokyo 2020 Demi Merah Putih

"Dari hati saya yang paling dalam terima kasih Jepang, terima kasih Tokyo," kata Parsons.

Parsons mengatakan Paralimpiade akan membawa perspektif baru yang dapat mengubah dunia.

"Paralimpiade adalah platform untuk perubahan," kata Parsons, dengan menekankan mendorong terwujudnya inklusi sosial di setiap negara, kota dan komunitas.

Parsons juga mengungkapkan bahwa Paralimpiade juga menunjukkan bahwa "perbedaan adalah kekuataan, bukan kelemahan."

Hal itu juga, yang menurut Parsons, ditunjukkan oleh atlet Paralimpiade, yang tidak pernah berhenti meyakini dan mengejar mimpi mereka.

"(Setelah) Darah, luka dan tangisan, ini saatnya menunjukkan kekuatan Anda kepada dunia," kata Parsons.

Lebih dari itu, menambahkan bahwa atlet Paralimpiade "mentransformasikan perubahan kemanusiaan."

Paralimpiade Tokyo akan berlangsung selama 13 hari, hingga 5 September 2021, menampilkan 4.403 atlet dari 161 negara dan wilayah.

Menpora Optimistis

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Zainudin Amali optimistis Kontingen Indonesia dapat meraih hasil maksimal pada Paralimpiade Tokyo 2020.

Keyakinan Amali merujuk pada persiapan panjang yang dilakukan skuad Merah Putih selama menjalani pemusatan pelatihan nasional (pelatnas) di Solo, Jawa Tengah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved