Corona di Bali

Capaian Tinggi, 90 Persen Warga Bangli Telah Divaksin 

Vaksinasi kini menjadi syarat dalam berbagai kegiatan, salah satunya seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS 2021.

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Warga Bangli saat menerima vaksin covid-19 di Politeknik Polres Bangli belum lama ini. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Vaksinasi kini menjadi syarat dalam berbagai kegiatan, salah satunya seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS 2021.

Untuk di wilayah Bangli, capaian vaksinasi tergolong tinggi.

Di mana berdasarkan data, telah mencapai 90 persen lebih.

Satgas Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa, Rabu 25 Agustus 2021 mengatakan, secara kumulatif capaian vaksinasi untuk dosis pertama yakni 90,97 persen.

Baca juga: Imbas Pandemi Covid-19, Permintaan Seni Ukir Kayu di Desa Jehem Bangli Turun Hingga 60 Persen

Sedangkan dosis II, 49,78 persen.

"Adapun dosis III untuk nakes, telah mencapai 50,85 persen," sebutnya.

Dari capaian tersebut, Dirgayusa mengatakan Bupati Bangli telah menginstruksikan kepada seluruh puskesmas, termasuk satgas covid di desa agar menginformasikan kepada masyarakatnya yang belum divaksin untuk melaporkan diri ke puskesmas terdekat.

Tujuannya, untuk dibuatkan jadwal khusus bagi penerima vaksinasi dosis I. 

Baca juga: UPDATE: Kasus Aktif Covid-19 di Bangli Kembali Meningkat Hari Ini

"Satu vial vaksin itu untuk 10 orang. Karenanya minimal harus ada 10 orang dan kelipatannya di puskesmas untuk divaksin. Kalau satu atau dua orang saja, kan sisa vaksin itu akan rusak. Kalau yang dosis II kan tinggal menunggu jadwal saja," jelasnya.

Pemberian vaksin dosis I tidak hanya di puskesmas.

Masyarakat juga bisa mendatangi Politeknik Polres Bangli yang juga melayani suntik vaksin.

Dengan catatan, jumlah warga yang mendaftar minimal 10 orang.

"Tidak hanya yang berdomisili Bangli saja, KTP luar Bali yang tinggal di Bangli pun boleh mendaftar. Nanti petugas akan mencatat berdasarkan KTPnya."

Baca juga: TERKINI: 20 Desa di Bangli Masuk Zona Merah Penyebaran Covid-19

"Untuk pendaftaran, silakan langsung ke puskesmas atau pelayanan vaksinasi terdekat, nanti akan diinformasikan pola pendaftarannya," ucap dia.

Sementara disinggung perkembangan kasus covid-19 di Bangli, Dirgayusa menyebut penambahan kasus aktif kembali meningkat. Di mana per hari Rabu 25 Agustus 2021, diketahui penambahan sebanyak 85 kasus.

Walau demikian, catatan kesembuhan juga tinggi, yakni 94 orang.

"Saat ini yang dirawat sebanyak 528 orang, dari total akumulasi kasus sebanyak 4508. Sedangkan total warga yang sembuh sebanyak 3791 orang. Mengenai angka kematian, hari bertambah dua orang. Sehingga totalnya sebanyak 189 orang," tandasnya. (*)

Berita lainnya di Berita Bangli

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved