Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Afghanistan

KRONOLOGI Pasukan Elite Inggris SAS Selamatkan 20 Rekannya di Gurun dari Kepungan Taliban

SAS mencapai persembunyian di sebuah gurun, dengan lokasi ekstraksi diberikan ke markas melalui serangkaian kode rahasia.

Editor: Bambang Wiyono
AFP/ MARTIN BUREAU
Tentara Inggris saat menjalani latihan bersama dengan Pasukan Bela Diri Jepang di Oyama, Selasa (2/10/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, LONDON - Pasukan elite Inggris, Special Air Service (SAS) berhasil membebaskan 20 rekannya dari kepungan Taliban di padang gurun.

SAS menggelar operasi khusus dalam pembebasan itu. 

Sekelompok tentara khusus itu dilaporkan terjebak di Kandahar, dengan jarak mereka dari pasukan sekutu masih berjarak beratus Km jauhnya.

Mereka tidak bisa menggunakan Bandara di Kandahar, yang sebelumnya menampung 26.000 personel militer internasional, karena dikuasai milisi.

Baca juga: SOSOK Mullah Abdul Zakir, Mantan Tahanan Guantanamo yang Ditunjuk Taliban Jadi Menteri Pertahanan

Jadi, mereka mencapai persembunyian di sebuah gurun, dengan lokasi ekstraksi diberikan ke markas melalui serangkaian kode rahasia.

Dilansir Daily Mail Senin (23/8/2021), penyelamatan 20 tentara SAS merupakan momen paling dramatis upaya evakuasi Barat dari Afghanistan.

Sebagai bagian dari misi, komandan Angktan Udara Inggris (RAF) harus mencari pesawat yang bisa mendarat maupun terbang di gurun.

Pada pekan lalu, pelacak penerbangan menunjukkan pesawat Hercules Inggris terbang di Teluk, sebelum mematikan sensor identifikasi kawan atau lawan.

Pesawat dari satuan RAF Special Forces itu mendarat di tengah malam, dengan kru-nya mengenakan peralatan inframerah.

Sumber tentara elite tersebut mengungkapkan, misi yang mereka lakukan begitu sunyi dan berjalan secepat mungkin.

Sebabnya, Kandahar telah jatuh ke tengan Taliban pada Jumat pekan lalu (13/8/2021), sehingga 20 tentara itu terjebak selama lima hari.

"Musuh sudah membunuh pasukan khusus Afghanistan yang sering bekerja sama dengan kami," ungkap sumber tersebut.

Sumber itu menuturkan, dia memuji pilot Hercules dari Skuadron 47 yang berhasil mendaratkan pesawatnya di medan sulit dan gelap gulita.

Pesawat tersebut dilaporkan muncul lagi pada Kamis pagi waktu setempat (19/8/2021) saat mendekati pangkalan internasional di Dubai.

Menariknya, Hercules C-130J yang dipakai untuk menyelamatkan 20 prajurit tersebut akan dipensiunkan sebagai bagian dari peremajaan RAF.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved