Berita Karangasem

Perkara Dugaan Korupsi Bedah Rumah di Karangasem, JPU Siap Panggil Bupati Badung Giri Prasta

Nama Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta ikut disebut oleh mantan Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri saat bersaksi minggu lalu di Pengadilan

Tribun Bali/Saiful Rohim
Jaksa Penuntut Umum (JPU) melimpahkan lima tersangka kasus bedah rumah ke Pengadilan Tipikor, Senin (2/8/2021) siang. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Nama Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta ikut disebut oleh mantan Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri saat bersaksi minggu lalu di Pengadilan Tipikor Denpasar.

Mas Sumantri diperiksa keterangannya di persidangan sebagai saksi terkait dugaan korupsi bantuan bedah rumah yang bersumber dari Penerimaan Pajak Hotel (PPH) dan Pajak Restoran Kabupaten Badung ke Pemkab Karangasem di Desa Tianyar Barat, Tahun Anggaran 2019.

Dengan disebutnya nama orang nomor satu di Kabupaten Badung itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Karangasem pun menyatakan siap memanggilnya untuk dimintai keterangan.

Baca juga: Soal Kasus Bantuan Bedah Rumah Bagi Warga Karangasem, Giri Prasta Tegaskan Tak Ada Proposal Bypass

Namun hal itu tergantung perintah dari majelis hakim tipikor. 

"Di dalam berkas perkara, Bupati Badung tidak ada masuk dalam saksi. Tapi, nanti kalau hakim memerintahkan memanggil Bupati Badung, ya kita hadirkan," ucap Kasi Intel Kejari Karangasem, I Dewa Gede Semara Putra kepada para awak media, Kamis, 26 Agustus 2021 di Pengadilan Tipikor Denpasar

Ditanya apakah keterkaitan keterangan mantan Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumantri dalam sidang sebelumnya yang menyebut Giri Prasta sebagai pihak pemberi bansos bedah rumah, Putra menyebut ada keterkaitan keterangan.

Namun, dikatakannya dalam berkas perkara tidak ada keterkaitan.

Baca juga: Soal Kasus Bantuan Bedah Rumah Bagi Warga Karangasem, Giri Prasta Tegaskan Tak Ada Proposal Bypass

Ini lantaran jaksa tidak pernah memeriksa Giri Prasta sebagai saksi saat pemberkasan.

"Selama ini (Giri Prasta) tidak pernah diperiksa penyidik. Sekarang kami tunggu perkembangan sidang selanjutnya dan perintah hakim," terangnya. 

Dalam sidang Kamis pekan lalu, Mas Sumantri menyebut Giri Prasta memberikan hibah bedah rumah sebanyak 405 unit di Tianyar Barat.

Baca juga: Pasrisak Minta Bank Pindahkan Uang, Sidang Korupsi Bantuan Bedah Rumah di Tianyar Barat Karangasem

Di hadapan majelis hakim, Mas Sumantri menyebut lewat jalur by pass saat mengajukan bantuan ini ke Giri Prasta.

Bahkan, terdakwa I Gede Agung Pasrisak Juliawan selaku Perbekel Tianyar Barat disebut turut langsung menemui Giri Prasta. 

Selanjutnya, saat pencairan bantuan senilai Rp20,2 miliar, digelar secara seremonial di Desa Tianyar Barat.

Seremonial dihadiri langsung Giri Prasta, Mas Sumantri, Sekda dan pejabat lainnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved