Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Badung

Sekolah di Kabupaten Badung Diminta Hanya Melibatkan 25 Orang Saat Prosesi Upacara Saraswati

Semua sekolah di kabupaten Badung diminta untuk tetap meminimalisir peserta pada pelaksanaan upacara Saraswati

Tayang:
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Karsiani Putri
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Kepala Dinas Kebudayaan Badung I Gede Eka Sudarwitha 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA –  Semua sekolah di kabupaten Badung diminta untuk tetap meminimalisir peserta pada pelaksanaan upacara Saraswati yang jatuh pada Sabtu 27 Agustus 2021.

Bahkan para sekolah diminta hanya melibatkan 25 orang saja untuk prosesi upacara di masing-masing sekolah.

“Jadi upacara Saraswati tetap dilaksanakan. Hanya saja jumlahnya dibatasi sehingga tidak terjadi kerumunan di sekolah,” ungkap Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung I Gede Eka Sudarwitha saat dihubungi Jumat 27 Agustus 2021.

Dirinya juga mengatakan, selain sekolah, beberapa instansi terkait seperti Kantor Camat, Kantor Desa dan yang lain juga harus menerapkan hal tersebut.

Sehingga prosesi tetap berjalan namun tidak mengurangi makna atau tujuan upacara tersebut.

BACA JUGA: Syarat Masuk Bali Bisa Rapid Antigen, Trafik Penumpang di Bandara Ngurah Rai Naik Hingga 15 Persen

“Jadi di lingkungan Pusat Pemerintahan (Puspem) juga tetap dilakukan secara terbatas. Bahkan kita harus sama-sama berdoa agar pandemi ini cepat berlalu,” ungkapnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, untuk pelaksanaan Upacara Hari Saraswati di Kabupaten Badung khususnya di sekolah atau kantor, setidaknya melibatkan Kepala Instansi atau Kepala Sekolah, unsur guru dan Komite Sekolah, perwakilan siswa (OSIS), pemangku dan serati yang seluruhnya tidak lebih dari jumlah 25 peserta.

Namun, untuk siswa yang lainnya diminta tetap melakukan persembahyangan di rumah masing-masing.

“Biasanya kita di Bali, masyarakat pasti sembahyang paginya. Saat itu siswa langsung sembahyang dengan ucap syukur atas ilmu pengetahuan,” jelanya

Dirinya mengakui, biasanya piodalan Saraswati untuk di Pemkab Badung dilaksanakan di Pura Lingga Bhuwana Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung.

Bahkan saat persembahyangan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Sekda Badung Adi Arnawa, Ketua PHDI Badung I Gede Rudia Adi Putra, Pimpinan Perangkat Daerah, karyawan-karyawati Pemerintahan Kabupaten Badung, dan para siswa-siswi hadir pada kesempatan itu.

Rangkaian piodalan Saraswati dimulai pukul 08.00 Wita.

Bahkan katanya Hari Saraswati adalah hari turunnya Ilmu Pengetahuan.

Pada hari Saraswati dilakukan pemujaan pada Dewi Saraswati sebagai Dewi Ilmu Pengetahuan dan Seni.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved