Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Jembrana

Dikejar Polisi karena Balap Liar, Kadek Edi Malah Standing Motor, Istri Jatuh Ditinggal Kabur

Penangkapan pelaku balap liar di Jembrana, Kadek Edi malah standing motor, berujung istri jatuh, tapi malah ditinggal kabur

Tayang:
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Irma Budiarti
Polres Jembrana
Barang bukti dan pelaku trek-trekan yang diamankan oleh Polsek Jembrana, Jembrana, Bali, Minggu 30 Agustus 2021 kemarin. 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Aksi trek-trekan kembali jadi sasaran polisi untuk dirazia.

Selain meresahkan, aksi balapan liar itu dapat menciptakan klaster baru Covid-19.

Menariknya, dalam “obrakan” yang dilakukan anggota Polsek Jembrana, ada kejadian suami tinggal kabur istri.

Informasi yang dihimpun, aksi balapan liar itu awalnya dilakukan di Pantai Yeh Kuning, Kecamatan Jembrana, Bali, Minggu 29 Agustus 2021 sore kemarin.

Polisi melakukan pembubaran disertai penangkapan, sempat diwarnai kejar-kejaran yang dipimpin Kapolsek Kota Jembrana Iptu Putu Budi Santika.

Baca juga: Pelaku Trek-trekan di Pantai Pebuahan-Baluk Rening Jembrana Diciduk

Saat pengejaran peserta trek-trekan tersebut mengajak istrinya, yang kemudian terjatuh dari sepeda motor.

Bahkan, saat jatuh, istrinya justru ditinggal begitu saja oleh suaminya.

Polisi pun menyelamatkan perempuan yang terjatuh itu, dan mengejar suami pelaku balap liar.

Hingga ke perbatasan Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana Bali.

Kejadian tersebut sempat menjadi perhatian warga sekitar.

Kapolsek Kota Jembrana, IPTU I Putu Budi Santika mengatakan, razia digelar setelah pihaknya mendapatkan informasi.

Ada balap liar yang dilakukan sekelompok pemuda.

Akhirnya sekira pukul 18.00 Wita, dilakukan penggerebekan.

Mereka berhasil diamankan oleh petugas di perbatasan Kecamatan Mendoyo, tepatnya di Pantai Delodberawah.

Tiga pelaku itu ialah pemuda berinisial KA (17) asal Kecamatan Mendoyo, BSW (19) asal Kecamatan Mendoyo, dan Kadek Edi Arianta (21) asal Desa Berangbang.

Baca juga: Polisi Sisir Bengkel Motor yang Diduga Jadi Tempat Setting Motor Trek-trekan di Jembrana

Pelaku balap liar yang menggandeng istrinya, ialah Kadek Edi.

"Saat kami melakukan penggiringan menuju ke timur ke arah perbatasan Kecamatan Mendoyo.

Pelaku bersama istrinya yang dibonceng malah turun ke pantai.

Kemudian, saat kami tegur (diminta berhenti), langsung melarikan diri dengan melakukan aksi standing.

Sehingga istri yang diboncengnya jatuh dan suaminya meninggalkan begitu saja," ucapnya, Senin 30 Agustus 2021.

Budi menjelaskan, upaya kabur itu langsung dilakukan pengejaran oleh anggotanya.

Akhirnya pelaku dapat ditangkap di perbatasan wilayah Kecamatan Jembrana dan Mendoyo.

Dari keterangan pelaku, perempuan yang dibonceng itu ialah istrinya. 

“Saat ditangkap, setelah diintrogasi pemuda tersebut mengaku.

Perempuan yang ditinggalkan adalah istrinya yang baru dinikahi 2 bulan lalu," ungkapnya.

Baca juga: Kelompok Balap Liar di Bali Punya Intel, Kedatangan Polisi Kerap Bocor Duluan, Tiga Arena Favorit

Ia menambahkan, aksi balap liar di pantai cukup meresahkan masyarakat.

Warga sekitar mengaku gerah karena selain menganggu aktivitas warga.

Suara knalpot yang ditimbulkan pun menganggu telinga atau bising.

Pihak kepolisian berhasil menciduk tiga orang pemuda yang terlibat aksi trek-trekan.

Mereka langsung dibawa ke Polsek Kota Jembrana beserta barang bukti.

Berupa 1 buah sepeda motor Yamaha RX King, Suzuki Shogun 125 yang sudah dimodif, dan Yamaha Vega modif.

“Mereka yang kami amankan ada pemuda yang belum memiliki SIM dan motor tanpa plat.

Memang aksi itu sangat meresahkan warga sekitar,” bebernya.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved