Breaking News:

Berita Klungkung

Gandra Terkena Sabetan di Perut, ODGJ Bawa Sajam Serang Warga Saat Sembahyang di Klungkung

Warga Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Bali resah dengan Ketut Sudiana (44).

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Polsek Banjarangkan
Personel Kepolisian saat mengamankan seorang ODGJ, Ketut Sudiana di perempatan Dusun Tegal Besar, Desa Negari, Minggu 29 Agustus 2021. ODGJ itu diamankan setelah sehari sebelumnya menyerang warga dengan senjata tajam - Gandra Terkena Sabetan di Perut, ODGJ Bawa Sajam Serang Warga Saat Sembahyang di Klungkung 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Warga Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Bali resah dengan Ketut Sudiana (44).

Orang dengan gangguan kejiwaan (ODGJ) asal Banjar Kawan, Desa Bakas, itu kerap keluar membawa senjata tajam.

Polisi susah payah menangkapnya.

Kapolsek Banjarangkan, AKP Nikolaus Sina Ruing menjelaskan, ODGJ tersebut sebenarnya sudah lama meresahkan warga Desa Tusan.

Baca juga: Gudang Pura di Desa Tajen Tabanan Dibobol Maling, Sarana Prasarana Sembahyang dan Pis Bolong Hilang

Ia diketahui sudah dua tahun tinggal di sekitar bendungan Desa Tusan.

"Kamarin, (Sabtu) ODGJ ini (Ketut Sudiana) menyerang seorang warga dengan senjata tajam," ungkap Nikolaus, Minggu 29 Agustus 2021.

Peristiwa itu bermula saat seorang pensiunan PNS bernama I Nengah Gandra (65) bersama putranya bersembahyang di sekitar bendungan di Desa Tusan.

Gandra dihampiri oleh Ketut Sudiana.

Tiba-tiba Sudiana berujar ingin membunuh orang dan menyerang Gandra dengan senjata tajam.

"Korban (Gandra) terkena sabetan sedikit pada perutnya, lalu berusaha menghindar dan berhasil melarikan diri untuk meminta pertolongan Babinkamtibas," jelasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved