Breaking News:

Serba serbi

Kisah Niskala Hadirnya Tirta Klebutan di Pura Beji Campuhan Tampaksiring Gianyar

Lokasi suci ini disebut campuhan karena merupakan pertemuan tiga sungai, yang nantinya bermuara di pantai Masceti, Gianyar.

Tribun Bali/AA Seri Kusniarti
Suasana tirta klebutan di Pura Beji Campuhan Tampaksiring 

Konon pula, kata dia, sumber airnya ini dari kaja kangin.

Tetapi saya tidak tahu pasti darimana itu,” jelasnya.

Cerita yang beredar di sana, sumber air klebutan ini dibuat oleh ikan Julit yang awalnya membuat pusaran dan tembus sampai di sana.

“Be Julit emas, yang terpotong ekornya itu konon yang membuat lubang,”imbuhnya.

Lanjutnya, Dewi Tunjung Sekar Taji adalah bhatari yang berstana di tirta klebutan tersebut.

Kisahnya lagi, dewi ini memberi anugerah bagi siapa saja yang sembahyang dan malukat di sana serta meminum tirta klebutan itu akan awet muda. Kepercayaan lainnya akan sembuh dari penyakit yang diderita.

Airnya terasa dingin dan sejuk, benar-benar layaknya air mineral kemasan.

Seri salah satu pengunjung mengaku takjub, karena saat ia membasuh wajahnya di tirta klebutan itu malamnya jerawat yang meradang di wajahnya sembuh dan besoknya sudah kering.

“Padahal sebelumnya ada beberapa jerawat yang membandel di wajah saja, dan itu sakit karena besar-besar. Tapi uniknya setelah memasuh wajah, malamnya jerawat itu meletus dan besoknya radang wajah saya membaik,” ungkapnya.

Selain dia, banyak pamedek yang datang dan meminum air suci tersebut. Setelah sebelumnya malukat dan berendam di campuhan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved