Breaking News:

Berita Gianyar

Terkait Upah Penguburan Jenazah Covid-19, Bupati Gianyar Angkat Bicara

Bupati Gianyar, Made Mahayastra menanggapi terkait bantahan petugas penguburan jenazah yang mengatakan mereka sama sekali tidak pernah menerima upah.

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Bupati Gianyar, Made Mahayastra saat ditemui awak media beberapa waktu lalu 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Bupati Gianyar, Made Mahayastra menanggapi terkait bantahan petugas penguburan jenazah yang mengatakan mereka sama sekali tidak pernah menerima upah.

Dalam hal ini, Mahayastra mengatakan terjadi miskomunikasi.

Kata dia, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar ternyata tidak mengamprah anggaran tersebut.

"Ada dana klaim Covid-19 sebesar Rp2,6 juta untuk pasien meninggal. Dari dana tersebut inilah seharusnya ada bagian ke BPBD untuk pemulangan jenazah terkonfirmasi Covid-19," ujarnya.

Baca juga: Gugatan Tanah di Guwang Gianyar Masuki Tahap Mediasi, Kedua Belah Pihak Tetap Pendirian

Bupati Gianyar mengatakan, dalam insentif Covid-19 juga terdapat bagian untuk penanganan jenazah.

Terkait berapa besarannya, pihaknya tidak merinci.

"Ternyata itu yang belum diamprah oleh BPBD Gianyar," ujarnya.

Sekda Gianyar, Made Gede Wisnu Wijaya menambahkan secara singkat, terkait insentif nakes Covid-19, dia menegaskan saat ini insentif tersebut telah dibayar.

Baca juga: Disebut Dapat Bayaran Penguburan Jenazah Covid-19, Ini Jawaban Petugas Lapangan Gianyar

"Perlu saya tambahkan, bahwa saat ini insentif nakes sudah dibayarkan," ujarnya singkat.

Seperti diketahui, untuk pembayaran insentif Covid-19 menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp3 miliar per bulan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved