Breaking News:

224 Pasien Covid-19 Yang Sedang Dirawat di RS Bali Bergejala Sedang Hingga Berat

Dari 1.221 pasien sebanyak 20 persen atau sekitar 224 orang memiliki kondisi berat dan kritis.

Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Eviera Paramita Sandi
Istimewa
ILUSTRASI - Perawatan pasien Covid-19 di RSUD Klungkung. Ist/RSUD Klungkung 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Setelah tiga kali harus mengikuti kebijakan PPKM Darurat level 4, kini Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut B Panjaitan kembali memutuskan bahwa Pulau Dewata kembali melanjutkan PPKM Level 4.

Alasannya masih diterapkannya PPKM Darurat Level 4 di Bali karena kasus Covid-19 yang masih perlu ditekan.

Selain itu karena pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit masih tinggi.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Dinas Kesehatan Bali dr. Ketut Suarjaya menuturkan, mayoritas pasien yang dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19 bergejala sedang dan berat.

Dari 1.221 pasien sebanyak 20 persen atau sekitar 224 orang memiliki kondisi berat dan kritis.

"Sekitar 20 persen berat dan kritis, terutama yang belum vaksinasi," ungkapnya pada, Rabu 8 September 2021.

Lebih lanjutnya ia mengatakan, tingginya jumlah pasien yang dirawat, tak lepas dari kondisi pasien sebelum masuk rumah sakit.

Mayoritas dari mereka datang ke rumah sakit telah kritis dan belum divaksinasi Covid-19.

Sehingga memerlukan perawatan yang intensif dan memerlukan waktu yang cukup lama.

"RS (Rumah sakit) menanggani pasien kategori sedang dan berat. Kalau masuk dalam kondisi berat atau kritis tentu agak sulit ditangani," tambahnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved