Breaking News:

Berita Gianyar

Hari Pertama Eka Gantikan Gus Yuda, Camat Blahbatuh Gianyar Baru 'Disambut' Sampah Menyumbat

Wayan Gede Eka Putra baru saja memulai pekerjaannya sebagai Camat Blahbatuh, Selasa 7 September 2021.

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
BPBD Gianyar tengah menangani sampah yang menyumbat saluran drainase di jalan raya depan kantor Camat Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali, Selasa 7 September 2021 - Hari Pertama Eka Gantikan Gus Yuda, Camat Blahbatuh Gianyar Baru 'Disambut' Sampah Menyumbat 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Wayan Gede Eka Putra baru saja memulai pekerjaannya sebagai Camat Blahbatuh, Selasa 7 September 2021.

Ia menggantikan Ida Bagus Dharma Yuda yang sebelumnya menjabat Camat Blahbatuh.

Ida Bagus Dharma Yuda terkena mutasi kerana diduga menyalahgunakan wewenang.

Ia disebut memalak pengusaha sehingga membuat Bupati Gianyar, Made Mahayastra mengambil tindakan.

Baca juga: Kinerja Dinilai Kurang Maksimal, Bupati Gianyar Datangkan Sejumlah Pejabat Baru ke Dinas Kesehatan

Hari pertama sebagai Camat Blahbatuh, Wayan Gede Eka Putra 'disambut' luberan air karena sumbatan sampah di Jalan Raya Blahbatuh, Gianyar, Bali, atau di depan Kantor Camat.

Ia meminta bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar.

Namun ternyata Bupati Gianyar, Made Mahayastra juga datang ke lokasi saat Eka Putra bersama BPBD Gianyar sedang membersihkan sumbatan.

Mahayastra menilai koordinasi antar organisasi perangkat daerah merupakan kunci sukses dalam menjalankan pemerintahan.

"Hari pertama, Camat Blahbatuh mendapat tugas untuk menyelesaikan banjir di depan Kantor Camat. Segera selesaikan, tunjukkan kerja yang terbaik untuk masyarakat," ujarnya.

Eka Putra mengatakan, penyebab genangan air tersebut akibat saluran drainase di pinggir jalan dijejali sampah.

"Bersama BPBD langsung dibersihkan penyebab air meluber ke jalan," ujarnya.

"Banyak sampah, ada dedaunan dan plastik. Kami harapkan, masyarakat tidak membuang sampah sembarang, karena jika itu terus dilakukan, yang kena imbasnya adalah masyarakat umum," sambung dia.

Sampah di saluran drainase juga akan merusak fasilitas dari trotoar hingga aspal.

"Saya akan berusaha agar masyarakat berhenti membuang sampah sembarang, untuk mewujudkan Blahbatuh terbebas dari masalah lingkungan," tandasnya. (*).

Baca juga: Mural Sepanjang 300 Meter di Tembok TOSS Center Klungkung,Kritik Oknum yang Buang Sampah Sembarangan

Kumpulan Artikel Gianyar

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved