Berita Karangasem
Realisasi Pajak Kendaraan di Karangasem Baru Capai 37 Milliar dari Target 50 Miliar
Realisasi pajak kendaraan 2021 untuk Karangasem baru tercapai sekitar 37 milliar (75 persen) dari target sebesar 50 milliar.
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Realisasi pajak kendaraan 2021 untuk Karangasem baru tercapai sekitar 37 milliar (75 persen) dari target sebesar 50 milliar.
Angka tersebut terhitung hingga minggu pertama September 2021.
Pendapataan tersebut mengalami penurunan dibandingkan seebelum pandemi Covid-19.
Kepala UPT Samsat Karangasem, I Gusti Nyoman Adi Wijaya, mengatakan, belum tercapai target pajak kendaraan karena kondisi perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
Baca juga: Anggaran Dialihkan ke Penanganan Covid, Kegiatan Mitigasi Bencana di Karangasem Sementara Ditiadakan
Banyak pegawai dirumahkan dan diberhentikan sehingga belum memiliki uang untuk bayar pajak kendaraan.
Seandainya memiliki uang, kemungkinan akan dipakai untuk keperluan yang lebih penting. Seperti untuk kebutuhan dapur sehari - hari.
"Kesadaran masyarakat bayar pajak termasuk tinggi. Di tengah perekonomian yang sulit, realisasi pajak sudah capai 37 milliar," ungkap Adi Wijaya, Kamis 9 September 2021.
Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Karangasem Sasar Penyandang Disabilitas
Pejabat asal Singaraja mengaku optimis, target pajak kendaraan 2021 bisa terealisasi hingga akhir tahun.
Pihaknya juga telah menyiapkan langkah dan terobosan untuk realisasikan.
Satu di antaranya, melakukan pelayanan door to door, samsat keliling, pembukaan gerai samsat keliling, dan samsat kerthi.
Baca juga: Warga Bau Kawan Karangasem Geger Tengah Malam, Dapur Wayan Peras Hangus Terbakar, Rugi Rp 30 Juta
"Program door to door kita lakukan setiap hari. Kita target satu pegawai bisa membawa 25 berkas seminggu."
"Petugas juga akan memaksimalkan kegiatan samsat keliling, beserta samsat kerti," tambah Adi Wijaya.
Untuk kegiatan samsat keliling dilakukan gabungan dengan petugas dari kepolisian.
Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari, menyisir di 8 kecamatan.
"Untuk samsat keliling, kita cari tempat strategis dan ramai kendaraan yang lalu lalang. Seperti di terminal, lapangan, dan pasar," imbuhnya.
Baca juga: Warga Bau Kawan Karangasem Geger Tengah Malam, Dapur Wayan Peras Hangus Terbakar, Rugi Rp 30 Juta
Ditambahkan, untuk biaya balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) targetnya sekitar 45 miliar.
Baru terealisasi sebesar 12,9 miliar lebih atau 28,77 persen.
Untuk pajak BBNKB sulit untuuk mencapai target. Petugas akan berusaha maksimal.
Pihaknya berharap agar BBNKB bisa nencapai target. (*)
Berita lainnya di Berita Karangasem
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/i-gusti-nyoman-adi-wijaya-target-pajak-kendaraan-di-karangasem.jpg)