Badung Resmi Buka Kembali Akses Pantai Mulai Canggu Hingga Pererenan
Kendati demikian, saat ini tidak banyak warga yang terlihat mengunjungi pantai, mengingat ombak juga lumayan besar.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Eviera Paramita Sandi
Namun untuk pengawasan pengunjung masuk ke pantai itu diberikan kewenangan kepada pengelola pantai.
Mengingat hampir dominan pantai di Badung dikelola langsung oleh desa adat.
"Jadi untuk pengawasan pengunjung ke pantai sepenuhnya kami berikan tanggung jawab kepada pengelola pantai karena di desa adat juga sudah ada satgas desa adat. Jadi desa kami minta juga untuk menurunkan satgasnya untuk memantau kondisi pengunjung di pantai tersebut," ucapnya.
Birokrat asal Denpasar itu menjelaskan nanti desa adat mengerahkan petugas untuk melakukan pengawasan wisatawan masuk.
Mulai dari mengecek kartu vaksin dan lainnya sebagainya.
Namun yang paling utama secara kasat mata yakni penggunaan masker kepada pengunjung.
"Jadi mereka (pengelola pantai -red) langsung menyeleksi wisatawan yang ingin masuk ke pantai. Namun tidak menutup kemungkinan Tim Yustisi juga rutin memiliki jadwal pemantauan ke sejumlah pantai di Badung setiap sorenya," bebernya.
Suryanegara mengakui untuk pelaksanaan prokes di pantai perlu dilakukan kesadaran bersama.
Pasalnya jik DTW atau tempat wisata tertentu bisa diperiksa dari pintu masuk.
Berbeda dengan pantai, yang aksesnya banyak.
"Karena dibukanya objek wisata tentu ini angin segar yang nantinya bisa berdampak terhadap perkembangan ekonomi masyarakat. Apalagi selama tutup beberapa DTW sangat terpuruk sekali," tungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pantai-petitenget_20180504_183701.jpg)