Breaking News:

Corona di Bali

Denpasar Zona Orange Covid-19, Satu Lagi Tempat Isoter Ditutup

Kota Denpasar kini turun dari zona merah penyebaran Covid-19 menjadi zona orange.

Penulis: Putu Supartika | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Istimewa
Denpasar zona orange Covid-19, satu lagi tempat isoter ditutup 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kota Denpasar kini turun dari zona merah penyebaran Covid-19 menjadi zona orange.

Hal ini lantaran kasus positif Covid-19 yang awalnya tiga digit kini sudah turun menjadi dua digit.

Penurunan kasus ini juga disertai dengan kenaikan angka kesembuhan harian.

Hal itu pula yang membuat Pemkot Denpasar menutup satu tempat isolasi terpusat (isoter) yang ada di Kota Denpasar.

Baca juga: HUT ke-76 TNI AL, Mengenal Satuan Babinpotmar Lanal Denpasar dan Tugasnya di Masa Pandemi Covid-19

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai mengatakan, sebelumnya pemkot Denpasar sudah menutup dua tempat isoter yakni Bapelkesmas Provinsi Bali dan Salah satu hotel di Desa Sidakarya.

Kini pihaknya kembali menutup satu tempat isoter yakni hotel yang berada di Jalan Veteran Denpasar.

“Dari yang awalnya 9 tempat isoter, kami sudah menutup tiga sehingga masih tersisa 6 tempat isoter,” kata Dewa Rai, Sabtu 11 September 2021 siang.

Dengan 6 tempat isoter tersebut, tingkat keterisiannya pun cukup rendah yakni 34.83 persen.

Baca juga: Polresta Denpasar: Satu Operator Satgas Covid-19 Lalai Saat Menginput Data Pasien

Hingga saat ini, dari 6 tempat isoter tersebut tersedia sebanyak 1.114 bed, dibmana yang terisi yakni 388 bed.

“Banyak yang kosong karena kasus positif melandai sejak beberapa minggu terakhir. Sebanyak 726 bed yang kosong,” katanya.

Untuk di Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Bali, dari 124 bed yang terisi sebanyak 3 bed.

Baca juga: Update Covid-19 Provinsi Bali, Positif 253 Orang, Sembuh 409 Orang, Meninggal 13 Orang

“Satu hotel di Kuta dari 199 bed yang terisi sebanyak 17 pasien,” kata Dewa Rai.

Isoter Werdhapura Sanur, dari 85 bed yang terisi 14 bed. 

Sementara salah satu hotel di Jalan Cokroaminoto, dari kapasitas 112 bed terisi 10 bed.

Salah satu hotel di Sanur, Denpasar Selatan kapasitas 350 bed terisi 190 bed, dan salah satu hotel di Sanur yang memiliki kapasitas 244 bed terisi 154 bed.

Nantinya menurut Dewa Rai jika kasus terus melandai, tempat Isoter akan difokuskan di hotel yang berada di kawasan Sanur.

Hal ini karena hotel tersebut memiliki kapasitas bed yang banyak.

Selain itu, juga akan mengurangi persebaran petugas baik dari petugas medis, Satpol PP, dan BPBD.

“Nanti kami fokuskan di tempat Isoter yang berada di Sanur. Mungkin ke dua atau tiga tempat Isoter,” katanya. (*)

Berita lainnya di Covid-19 di Denpasar

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved