Breaking News:

Berita Bali

Buda Wage Ukir, Lakukan Persembahan Kepada Sang Hyang Sri Nini

Hari raya Buda Wage Ukir juga dikenal dengan nama Buda Cemeng Ukir dan dirayakan hari ini, Rabu 15 September 2021

Penulis: Putu Supartika | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi Umat Hindu Sembahyang. Hari raya Buda Wage Ukir juga dikenal dengan nama Buda Cemeng Ukir dan dirayakan hari ini, Rabu 15 September 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Umat Hindu di Bali tak bisa dipisahkan dari ritual atau upacara.

Mulai dari Kajeng Kliwon yang rutin dilaksanakan setiap 15 hari sekali, begitupula Purnam Tilem dan hari raya besar lainnya, termasuk Buda Wage Ukir.

Buda Wage Ukir ini dirayakan setiap enam bulan sekali atau 210 hari sekali.

Pertemuan antara saptawara Buda (Rabu) dengan pancawara Wage serta wuku Ukir inilah yang disebut sebagai hari raya Buda Wage Ukir.

Baca juga: Buda Wage Ukir, Baik untuk Melakukan Renungan Suci saat Malam

Hari raya ini juga dikenal dengan nama Buda Cemeng Ukir dan dirayakan hari ini, Rabu 15 September 2021.

Pada hari ini melakukan persembahan terhadap Sang Hyang Sri Nini.

Dewa Sadhana pada tempat penyimpanan harta benda.

Hari ini juga tidak baik untuk membayar sesuatu.

Hari raya ini merupakan pemujaan terhadap Bhatara Rambut Sedana yang dilaksanakan di merajan keluarga.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved