Corona di Dunia

Fakta Terkini Pandemi Covid-19 Dunia yang Perlu Anda Tahu

Pandemi Covid-19 terus berkembang dari waktu ke waktu. Ada kabar sukacita sekaligus warta duka

Editor: DionDBPutra
AFP/SAEED KHAN
Orang-orang tiba di lokasi tempat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal di Sydney Australia, 18 Agustus 2021. 

TRIBUN-BALI.COM - Pandemi Covid-19 terus berkembang dari waktu ke waktu. Ada kabar sukacita sekaligus warta duka.

Berikut ini adalah fakta terkini terkait pandemi Covid-19 dari berbagai wilayah dunia.

Global

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Bank Dunia, dan sejumlah organisasi multilateral menyatakan kekhawatiran mereka bahwa tidak mungkin memvaksinasi minimal 40 persen populasi global pada akhir 2021 tanpa tindakan darurat.

Asia Pasifik

* Australia akan mencoba sistem karantina di rumah bagi pelancong internasional yang sudah divaksinasi penuh setelah tiba di Sydney.

Baca juga: Untuk Menghibur Diri, Rindik Mulai Dilirik Masyarakat Bali untuk Dibeli Saat Pandemi Covid-19

Baca juga: Guna Tingkatkan Imun di Masa Pandemi, Peneliti Pertanian Unwar Kembangkan Minuman Aloe-Buni

* Selandia Baru menangguhkan kebijakan perjalanan bebas karantina dengan Australia selama delapan pekan.

* Pakar mengatakan guncangan ekonomi dan penutupan sekolah lebih dari setahun akibat pandemi telah berdampak pada 68 juta siswa di Indonesia.

* Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong mengaku telah menerima vaksin penguat (booster). Dia mendesak warga berusia lanjut lainnya untuk menjalani vaksinasi di tengah gelombang baru Covid-19.

Eropa

* Spanyol akan memberikan dosis vaksin ketiga kepada penghuni panti jompo dan kelompok rentan lainnya, meski tingkat infeksi di negara itu telah turun ke level terendah sejak Juni.

* Pemerintah Italia menyetujui sejumlah aturan anti Covid-19 paling ketat di dunia. Aturan tersebut mengharuskan para pekerja menunjukkan bukti vaksinasi, hasil tes negatif atau telah pulih dari infeksi.

Amerika

* Pemerintah federal Brasil ingin menangguhkan vaksinasi Covid-19 bagi remaja, menyusul kematian seorang warga berusia 16 tahun setelah disuntik vaksin dosis pertama. Vaksinasi bagi kelompok remaja di negara itu sudah mencapai 3,5 juta orang.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved