Liga Italia
Simone Inzaghi Bawa Inter Milan Comeback dan Hajar Fiorentina 1-3, I Nerazzuri Torehkan Rekor Ini
Tangan dingin seorang Simone Inzaghi lagi-lagi berbuah manis membawa kemenangan Inter Milan saat menghajar Fiorentina 3-1dilanjutan Serie A Liga Itali
TRIBUN-BALI.COM – Tangan dingin seorang Simone Inzaghi lagi-lagi berbuah manis membawa kemenangan Inter Milan saat menghajar Fiorentina 3-1dilanjutan Serie A Liga Italia pekan ke-5, Rabu 22 September 2021 dini hari.
Berkat kemenangan di markas La Viola di Stadio Artemio Franchi, I Nerazzurri sukses meraih tiga poin penuh sekaligus bertengger di posisi teratas klasemen Liga Italia.
Inter Milan yang sempat tertinggal dahulu 1-0 di babak pertama, tampil comeback di babak kedua dan menggilas Fiorentina dengan tiga gol.
Fiorentina sempat mengejutkan lini pertahanan Inter Milan dan sukses membobol gawang lewat aksi Riccardo Sottil di menit 23, hingga babak pertama berakhir tuan rumah unggul 1-0 atas I Nerazzurri.
Seusai jeda pertandingan, kepiawaian seorang Simone Inzaghi benar-benar teruji. Inter Milan tampil menggila di babak kedua dan mencetak 3 gol ke gawang Fiorentina.
Tiga gol yang dicetak Inter Milan masing-masing dilesakkan oleh Matteo Darmian menit 52, Edin Dzeko menit 55, dan Ivan Perisic menit 87.
Sebagai catatan, ini adalah kemenangan keempat Inter Milan di bawah Simone Inzaghi di liga domestik.

Baca juga: Warning dan Pesan Tegas Maldini-Pioli ke Kessie dan Romagnoli Soal Masa Depannya di AC Milan
Baca juga: Update Hasil Liga Italia dan Klasemen Serie A: Inter Milan Teratas Usai 3 Poin di Markas Fiorentina
Di balik kemenangan tersebut ada sejumlah hal menarik yang mengiringi raihan tiga poin Inter Milan.
Salah satu fakta menariknya yakni soal ukiran tinta emas sejarah yang dicetak Inter Milan.
Dilansir Opta, Inter Milan sekarang telah meraih kemenangan berjumlah 1.500 dalam sejarah mereka di Liga Italia.
Nerazzurri melewati tonggak sejarah gemilang itu setelah 91 tahun, 11 bulan dan 15 hari sejak berdirinya klub.

Hal itu menunjukkan bahwa Inter Milan menjadi salah satu tim penuh sejarah yang berasal dari tanah Italia.
Prestasi yang telah diraih Inter Milan sejauh ini sudah memenangkan 31 trofi domestik termasuk 19 kali scudetto.
Lalu, tujuh Coppa Italia dan lima Super Coppa Italia berhasil digenggam oleh Inter Milan.
Baca juga: Hasil Lengkap & Klasemen Liga Italia: Napoli Ada di Puncak Usai Tampil Sempurna, Inter Milan ke-2
Baca juga: Update Hasil Liga Italia AC Milan Tahan Imbang Juventus di Allianz, Bianconeri Gagal Raih 3 Poin
Raihan treble winner yang diraih pada tahun 2010 era Jose Mourinho menjadi paling terkenang dalam sejarah Inter Milan.
Dengan tinta emas sejarah yang baru saja diukir Inter Milan tampaknya masih akan ada banyak hal dilakukan rival AC Milan tersebut.
Hal menarik lainnya yang mewarnai kemenangan Inter Milan yakni soal pembuktian Dzeko.

Dzeko tampaknya tak berhenti untuk terus membuktikan bahwa dirinya masih belum habis.
Beban tinggi untuk menggantikan Romelu Lukaku seakan berhasil dijawab oleh Dzeko lewat penampilan hebatnya di atas lapangan.
Dzeko pun merasa kemenangan comeback yang baru saja diraih membuktikan kualitas timnya hebat.
"Kemenangan ini adalah bukti salah satu tim yang hebat karena kami memang hebat," puji Dzeko dilansir Football Italia.
"Kami memang sangat menderita pada babak pertama karena Fiorentina memiliki babak pertama yang luar biasa,".
"Sebelum akhirnya mereka jatuh setelah jeda, tetapi kami lebih lengkap sebagai tim dan akhirnya bisa membalikkan keadaan," tukasnya menambahkan.

Baca juga: Hilang Conte dan Era Baru Inzaghi di Inter Milan Munculkan Pemain Ciamik Baru Nerazzurri Ini
Baca juga: Begini Sindiran Ultras Rossoneri Setelah Juventus Imbang 1-1 Lawan AC Milan dan Huni Zona Degradasi
Lebih lanjut, Dzeko mencoba menepis segala anggapan yang bersifat meremehkan dirinya.
Eks pemain AS Roma itupun merasa senang bisa bekerjasama dengan baik dengan Lautaro Martinez di lini depan.
"Seorang pemain berbakat selalu bisa bekerjasama, saya senang berada di sini bersama para juara hebat ini," akui Dzeko.
"Kami menang sebagai tim yang hebat hari ini dan saya harap bisa melakukannya berkali-kali musim ini," tambahnya.
Dzeko yang baru bergabung dengan Inter Milan pada awal musim ini secara gratis langsung menunjukkan kualitasnya.
Pemain berusia 35 tahun itu sudah mengemas empat gol dan satu assist dari lima laga di Liga Italia.
Dzeko pun sementara berhasil membawa Inter Milan duduk nyaman di puncak klasemen Liga Italia.
Tim Nerazzurri berhak mengambil alih sementara posisi puncak setelah mengoleksi 13 poin.
(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)
Simak kabar Liga Italia lainnya
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hasil Liga Italia - Tinta Emas Sejarah Inter Milan & Panggung Pembuktian Edin Dzeko