Breaking News:

Wawancara Khusus

Wawancara Khusus Kadishub Bali: Kenapa Diberlakukan Ganjil Genap di Sanur dan Kuta?

Pemberlakuan sistem ganjil genap di wilayah Pantai Sanur dan Pantai Kuta rencananya diberlakukan per Sabtu 25 September 2021

Penulis: Ragil Armando | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Ragil Armando
Tribun Bali mewawancarai Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Bali, IGW Samsi Gunarta. Pemberlakuan sistem ganjil genap di wilayah Pantai Sanur dan Pantai Kuta rencananya diberlakukan per Sabtu 25 September 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, BALI - Wawancara khusus dengan Kadishub Bali: ganjil genap di Sanur dan Kuta berlaku 25 September 2021.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali bakal menerapkan pemberlakuan sistem ganjil genap di wilayah Pantai Sanur, Kota Denpasar dan Pantai Kuta, Kabupaten Badung.

Kebijakan ini sendiri rencananya diberlakukan per Sabtu 25 September 2021 atau pada akhir pekan mendatang.

Untuk lebih jauh mengetahui dibalik lahirnya aturan ganjil genap tersebut, Tribun Bali mewawancarai Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Bali, IGW Samsi Gunarta.

Berikut petikan wawancara yang dilakukan oleh Tim Redaksi Tribun Bali.

Baca juga: Satlantas Polresta Denpasar Mulai Gencar Sosialisasi Ganjil Genap di Wilayah Kuta Badung

Pak Kadis, ada beberapa kebijakan yang selama PPKM ini adalah pemberlakuan sistem ganjil genap. Itu yang melatarbelakangi seperti apa pak? 

Gini, ini PPKM kita ini kan baru turun dari level 4 ke level 3. Pada level 4 itu sebenarnya semua tempat wisata ditutup.

Nah level 3 tempat wisata boleh dibuka dengan keterisian 50 persen. 

Sekarang salah satu yang bisa kita lakukan screening dari tahap awal adalah dengan memberlakukan metode arus lalu lintas ganjil genap.

Sistem ganjil genap ini banyak dikenal sebagai sistem untuk mengantisipasi kurangnya kapasitas jalan dibandingkan dengan demand yang ada. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved