Breaking News:

Berita Denpasar

Banyak Arak Oplosan Beredar di Lapangan, Pemprov Bali Gelar Pembinaan dan Pengawasan di Karangasem

Banyak beredarnya arak oplosan di Bali membuat Pemerintah Provinsi Bali tidak tinggal diam. 

Penulis: Ragil Armando | Editor: Karsiani Putri
Ragil Armando
Pemprov Bali kembali melaksanakan Pembinaan dan Pengawasan Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali, Kamis 23 September 2021. Pembinaan dan pengawasan kali ini dilakukan di Desa Telagatawang, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Banyak beredarnya arak oplosan di Bali membuat Pemerintah Provinsi Bali tidak tinggal diam. 

Oleh karena itu, untuk mengantisipasi beredarnya hal tersebut, Pemprov Bali kembali melaksanakan Pembinaan dan Pengawasan Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali, Kamis 23 September 2021.

Pembinaan dan pengawasan kali ini dilakukan di Desa Telagatawang, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean A Denpasar Puguh Wiyatno yang didampingi Kepala Bidang Perindustrian Disperindag Provinsi Bali Ida Ayu Kalpikawati disela pembinaan mengatakan pihaknya mencoba untuk memahami kondisi pengrajin Arak Bali dengan terjun langsung ke lapangan. 

“Semoga kita bisa membawa arak Bali ini sesuai dengan apa yang diharapkan Pak Gubernur. Sesuai dengan Pergub,” ujar Puguh.

Ia juga berharap dapat memajukan arak Bali menjadi suatu arak yang legal yang bisa dinikmati dan dibanggakan sampai ke luar negeri.

Menurutnya, ini suatu proses panjang yang harus dilakukan bersama-sama melalui kolaborasi, komunikasi dan koordinasi antar pihak pemangku kepentingan.

“Kita harapkan bisa sesuai harapan Pak Gubernur bisa mensejahterakan para pengrajin supaya mereka bisa menambah perekonomian dari sisi yang selama ini sudah dijalankan,” ujarnya.

Kelihan Banjar Dinas Kebung Kauh I Wayan Sukayasa mengatakan Pergub No 1 Tahun 2020 sudah disosialisasikan oleh Perbekel Desa Telagatawang kepada warga perajin arak di Kebung dan Kebung Kauh

Ia  berharap pemerintah daerah dan aparat terkait dapat melakukan penertiban terhadap maraknya arak Bali yang tidak diproduksi secara tradisional.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved